Krimsus86.com |Karawang – Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang sempat menimbulkan keresahan warga di Desa Tegalsari, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, kini kembali dilanjutkan setelah sebelumnya terhenti dan diduga mangkrak.
Kepastian kelanjutan pembangunan tersebut disampaikan langsung oleh H. Asep, selaku Owner CV Putra Tunggal Sejahtera, saat meninjau lokasi pembangunan Rutilahu pada Selasa, 6 Januari 2026.
H. Asep menjelaskan, terhentinya pengerjaan proyek Rutilahu tersebut bukan disebabkan oleh unsur kesengajaan, melainkan karena faktor kemanusiaan. Salah satu mandor yang bertanggung jawab di lapangan mengalami gangguan konsentrasi kerja akibat kondisi keluarga.
“Pekerjaan sempat terhambat karena salah satu pegawai kami, istrinya harus dirawat di rumah sakit dan sudah masuk stadium 4, sehingga konsentrasi pengerjaannya terganggu,” ujar H. Asep di lokasi.
Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Rutilahu tersebut sesuai dengan tanggung jawab sebagai pelaksana kegiatan. Proses pengerjaan lanjutan, kata dia, akan terus dipantau hingga selesai dan dapat segera dimanfaatkan oleh penerima bantuan.
Komitmen penyelesaian pekerjaan itu disampaikan H. Asep di hadapan KPM ( Keluarga Penerima Manfaat)setempat, Bah Oleh, serta warga di sekitar lokasi program Rutilahu tersebut.
Kehadiran para pihak tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk transparansi sekaligus pengawasan bersama terhadap kelanjutan pembangunan.
Warga sekitar pun berharap, dengan kembali dilanjutkannya pengerjaan ini, program Rutilahu dapat segera rampung sehingga rumah yang layak huni benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh penerima bantuan.
(Red)*






