BOGOR, KRIMSUS86.COM — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu meriah di Desa Sadengkolot, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Ratusan warga turut ambil bagian dalam pawai dongdang, salah satu tradisi khas masyarakat Sunda yang hingga kini masih dilestarikan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 RI sekaligus momentum untuk mempererat silaturahmi dan gotong royong antarwarga.
Pawai berlangsung meriah menyusuri jalan desa. Iring-iringan warga tampak membawa berbagai dongdang yang dihias secara kreatif, dilengkapi replika rumah adat serta hasil bumi. Suasana semakin semarak dengan iringan alat musik tradisional, sementara warga lainnya memadati sisi jalan untuk menyaksikan jalannya pawai.
Dongdang yang diusung warga bukan sekadar hiasan dalam pawai. Tradisi tersebut menjadi simbol rasa syukur atas hasil bumi dan rezeki yang diterima masyarakat, sekaligus doa serta harapan agar Desa Sadengkolot senantiasa diberikan keberkahan, keamanan dan kemakmuran.
Salah seorang Ketua RW yang turut berada di barisan depan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai perayaan kemerdekaan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian masyarakat dalam menjaga dan melestarikan budaya Sunda.
“Kemerdekaan bukan hanya soal bebas dari penjajahan, tetapi juga bebas melestarikan budaya sendiri. Pawai dongdang ini kami hadirkan agar generasi muda mengenal dan mencintai warisan leluhur, sekaligus mempererat persaudaraan antarwarga,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Warga dari berbagai kalangan bahu-membahu mempersiapkan dongdang dan kebutuhan pawai. Semangat gotong royong tersebut menjadi salah satu nilai penting yang terlihat dalam perayaan HUT ke-81 RI di Desa Sadengkolot.
Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, pawai dongdang juga menjadi ruang untuk memperkenalkan kembali budaya lokal kepada generasi muda. Kreativitas warga dalam menghias dongdang menunjukkan bahwa tradisi leluhur dapat terus hidup dan berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan nilai-nilai dasarnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pesta rakyat di lapangan desa. Berbagai kegiatan turut memeriahkan acara, mulai dari pertunjukan seni tradisional, perlombaan anak-anak hingga makan bersama.
Perayaan HUT ke-81 RI di Desa Sadengkolot akhirnya tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi perwujudan semangat persatuan, gotong royong dan kecintaan masyarakat terhadap budaya daerah.
Melalui pawai dongdang tersebut, warga Desa Sadengkolot menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan dengan menjaga kebersamaan sekaligus mempertahankan warisan budaya leluhur agar tetap dikenal oleh generasi mendatang.
Pewarta: Yoyon Nst//red






