Menteri P2MI Mukhtarudin Gelar Coffee Morning Bersama Jurnalis: Perkuat Kemitraan Pemerintah dan Media dalam Edukasi Migrasi Aman dan Bermartabat

Krimsus86.com – Jakarta, 23 Oktober 2025 — Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Drs. H. Mukhtarudin, menggelar kegiatan Coffee Morning bersama para jurnalis dari berbagai media nasional di The Gade Coffee, kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Kamis (23/10).

 

Berita Lainnya

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Menteri P2MI Christina Aryani, Sekretaris Jenderal Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI Komjen Pol. Dr. Dwiyono, serta seluruh Staf Khusus Menteri P2MI.

 

Dalam sambutannya, Menteri Mukhtarudin menyampaikan bahwa kegiatan Coffee Morning ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan juga platform strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan media dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya migrasi aman, legal, dan bermartabat.

 

Media memiliki peran vital dalam membentuk opini publik. Melalui kerja sama yang erat dengan insan pers, kami berharap pesan tentang pentingnya migrasi yang aman dan legal dapat tersampaikan dengan lebih luas dan tepat sasaran,” ujar Menteri Mukhtarudin.

 

Ia juga menegaskan komitmen Kementerian P2MI untuk terus meningkatkan pelindungan bagi pekerja migran Indonesia (PMI), baik yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri, melalui kebijakan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada kesejahteraan pekerja.

 

Wakil Menteri P2MI Christina Aryani menambahkan bahwa hubungan harmonis dengan media merupakan elemen penting dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas lembaga.

 

Kami menyadari, keberhasilan program pemerintah dalam melindungi pekerja migran sangat bergantung pada sinergi semua pihak, termasuk media sebagai mitra strategis,” jelas Christina.

 

Acara Coffee Morning ini berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna. Para jurnalis berkesempatan berdialog langsung dengan pimpinan Kementerian P2MI terkait berbagai isu terkini seputar penempatan dan pelindungan pekerja migran Indonesia.

 

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan terbangun komunikasi dua arah yang efektif antara pemerintah dan media dalam upaya mewujudkan tata kelola migrasi tenaga kerja Indonesia yang aman, legal, dan bermartabat.(Red//tim)

Pos terkait