Krimsus86.com, Pidie Jaya, Aceh – 6 Maret 2026 – Menteri Dalam Negeri bersama Menteri Sosial menyerahkan bantuan bagi korban bencana di Kabupaten Pidie Jaya. Penyaluran bantuan tersebut mencakup berbagai bentuk dukungan untuk pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.
Bantuan yang diserahkan antara lain:
Santunan ahli waris sebesar Rp15 juta untuk 56 korban meninggal dunia.
Bantuan korban luka berat sebesar Rp5 juta untuk 23 orang.
Bantuan jaminan hidup (jadup) bagi 66.629 jiwa.
Bantuan isi hunian sementara (huntara) sebesar Rp3 juta untuk 18.839 KK.
Bantuan stimulan sosial ekonomi sebesar Rp5 juta untuk 18.839 KK.
Selain itu, Kemendagri juga menyalurkan bantuan berupa 250 paket perlengkapan ibadah, serta bantuan alat berat seperti dump truck, ekskavator, dan backhoe loader.
Menteri Dalam Negeri mengapresiasi progres positif pemulihan pascabencana di Kabupaten Pidie Jaya. Berdasarkan pengamatan, masyarakat mulai merasakan perubahan signifikan, antara lain infrastruktur jalan yang lancar, arus listrik yang normal, serta mulai difungsikannya fasilitas umum.
Presiden Prabowo Subianto sejak awal telah memberikan perhatian serius terhadap bencana yang melanda tiga provinsi di Sumatera. Pemerintah melalui BNPB, Kemensos, dan pemerintah daerah juga terus mengerahkan bantuan untuk mempercepat pemulihan, khususnya melalui koordinasi dengan Pemda.
Selain penanganan jangka pendek, pemerintah juga mempersiapkan pemulihan jangka panjang, termasuk perbaikan jalan secara permanen dan pembangunan hunian tetap (huntap), dengan memastikan akurasi data serta laporan yang dikirim oleh pemerintah daerah.
Penyaluran bantuan ini dilakukan di Gedung MTQ Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, sebagai bagian dari upaya koordinasi dan percepatan pemulihan pascabencana.
Pewarta: M. Dahlan
Editor: Media Krimsus86.com






