Krimsus86.com, Jakarta – Fast Respon Indonesia Center (FRIC) menegaskan sikap dukungan penuh agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan menyikapi rapat pembahasan antara Polri dan Komisi III DPR RI terkait percepatan reformasi Polri yang digelar beberapa hari lalu.
Dalam rapat tersebut, FRIC menyatakan apresiasi dan rasa bangga atas ketegasan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam menyampaikan komitmen reformasi institusi Polri menuju arah yang lebih profesional dan presisi.
Ketua Umum FRIC H. Dian Surahman, didampingi Sekretaris Jenderal H. D. Hardening, serta seluruh Ketua DPW, pengurus, dan anggota FRIC di seluruh Indonesia, secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap Polri agar tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia. Sikap ini juga sejalan dengan pandangan sejumlah fraksi partai besar di Komisi III DPR RI yang menyatakan bahwa Polri tetap di bawah Presiden.
“Kami dari FRIC sangat mendukung Polri berada di bawah Presiden. Semoga ke depan Polri tetap independen, profesional, dan semakin dipercaya oleh masyarakat. Bravo Polri, jaya-jaya selalu,” tegas H. Dian Surahman.
FRIC menegaskan bahwa organisasi ini dibentuk untuk mendukung program Presiden Republik Indonesia dan Kapolri. Menurutnya, posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden telah tepat dan tidak perlu diperdebatkan kembali.
“Polri saat ini telah menunjukkan komitmen berbenah dan memperlihatkan kinerja terbaik melalui program Polri Presisi. Oleh karena itu, jangan lagi dikutak-katik. Polri sudah mantap berada di bawah Presiden,” pungkas Dian, Rabu (28/1/2026).
FRIC berharap seluruh elemen bangsa dapat terus mendukung penguatan institusi Polri agar semakin profesional, modern, dan terpercaya dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.
Divisi Humas
DPP Fast Respon Indonesia Center (FRIC)






