Krimsus86.com, Muara Enim, 26 Februari 2026 – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Kabupaten Muara Enim, Dapid KBR, menyampaikan sikap resmi terkait isu yang berkembang di tengah masyarakat, di mana kesalahan yang dilakukan oleh segelintir oknum anggota Polri menjadi viral dan seolah-olah mencerminkan keseluruhan institusi.
Dapid KBR menegaskan bahwa dari total kurang lebih 436.432 personel Polri yang bertugas di seluruh Indonesia, hanya sebagian kecil oknum yang melakukan pelanggaran. Oleh karena itu, tidaklah tepat apabila seluruh institusi Polri mendapatkan hujatan akibat tindakan segelintir individu.
Menurutnya, apabila terdapat anggota Polri yang melakukan pelanggaran, mekanisme penindakan telah diatur secara tegas melalui Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) serta Provos. Proses penegakan hukum terhadap oknum yang terbukti bersalah telah ditegaskan dalam maklumat Kapolri dan dilaksanakan secara transparan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kita perlu memahami bahwa tidak adil jika institusi sebesar Polri dinilai hanya dari kesalahan beberapa oknum. Bayangkan apabila Polri tidak menjalankan tugasnya dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat selama satu pekan saja, tentu dampaknya akan sangat besar terhadap stabilitas keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Dapid.
Ia juga menambahkan, secara persentase, apabila dari ratusan ribu personel terdapat sekitar seratus orang yang melakukan kesalahan, jumlah tersebut hanyalah sebagian kecil dari total keseluruhan anggota Polri. Namun demikian, yang menjadi sorotan justru institusi secara menyeluruh.
Dapid KBR mengajak masyarakat untuk tidak melupakan berbagai peran dan kontribusi Polri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, antara lain dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), mengatur lalu lintas, mengawal program ketahanan pangan, mendukung pelaksanaan program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), serta berbagai tugas kemanusiaan lainnya.
Lebih lanjut, FRIC Kabupaten Muara Enim menegaskan komitmennya untuk mendukung terwujudnya sinergitas antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Sebagai bagian dari elemen masyarakat, sudah sepatutnya kita mendukung terciptanya sinergi TNI–Polri dan rakyat demi menjaga keutuhan serta kedamaian Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan situasi yang aman dan damai, kita dapat bersama-sama menyongsong Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, FRIC Kabupaten Muara Enim menyatakan komitmen untuk mendukung 100% program pemerintah serta bersikap loyal terhadap institusi Polri dalam koridor hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pewarta: Dapid KBR
HUMED KRIMSUS86.COM






