Kepala Sekolah SMA 3 Aceh Tenggara Enggan Berkomentar Soal Dana BOS dan Pungutan SPP
Krimsus86.com – Aceh Tenggara, 2 Desember 2025 — Kepala Sekolah SMA 3 Aceh Tenggara, Ali Sadikin, memilih untuk tidak memberikan keterangan ketika dimintai penjelasan terkait pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) serta pungutan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) yang dikeluhkan sejumlah wali murid.
“Maaf, saya tidak bisa memberikan komentar terkait hal tersebut,” ujarnya singkat ketika ditemui.
Upaya konfirmasi lanjutan melalui pesan WhatsApp juga tidak mendapatkan respons dari pihak kepala sekolah.
Pertanyaan publik mengenai dana BOS dan pungutan SPP mencuat setelah beberapa orang tua siswa mengeluhkan tingginya biaya pendidikan serta kurangnya transparansi penggunaan anggaran di sekolah tersebut.
Seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya menegaskan bahwa dana BOS yang diberikan pemerintah seharusnya dimanfaatkan untuk meringankan kebutuhan operasional sekolah, bukan justru dibarengi dengan pungutan tambahan kepada siswa.
“Dana BOS itu sudah diberikan pemerintah. Kalau tidak difungsikan dengan baik, kenapa anak-anak kami masih diminta bayar SPP?” tegasnya.
Para wali siswa SMA 3 Aceh Tenggara berharap pihak terkait, termasuk dinas pendidikan, dapat memanggil Kepala Sekolah untuk memberikan klarifikasi resmi. Mereka menilai transparansi sangat diperlukan agar dugaan-dugaan terkait pengelolaan dana BOS dapat diluruskan.
“Kami hanya ingin penjelasan agar semuanya terang benderang,” ungkap salah satu wali murid.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Sekolah SMA 3 Aceh Tenggara masih belum memberikan tanggapan atas pertanyaan terkait penggunaan dana BOS dan pungutan SPP tersebut.
Penulis: Al Fikri Selian
Editor: Tim Krimsus86.com






