Kapolsek Arungkeke Turun Tangan Atasi Pelajar Bolos, Responsi Aspirasi Warga dari Safari Subuh Kapolres

Krimsus86.com, Jeneponto, 10 Februari 2026 – Tindakan tegas Kapolsek Arungkeke, AKP Alimin, dalam menangani maraknya pelajar berkeliaran di luar sekolah pada jam pelajaran, ternyata merupakan respons langsung terhadap keluhan masyarakat yang disampaikan kepada pimpinan. Langkah ini diawali dengan sosialisasi dan diikuti patroli serta tindakan nyata, Selasa (10/2/2026).

 

Berita Lainnya

Kegiatan diawali dengan sosialisasi di SMAN 11 Jeneponto di Dusun Kassika, Desa Palajau. AKP Alimin memberikan himbauan kepada siswa dan guru. “Kepada para siswa, taati jam belajar. Kepada guru dan warga, jika melihat anak sekolah berkeliaran di jam pelajaran, laporkan kepada kami. Kami akan mengantarnya ke orang tua atau mengembalikannya langsung ke sekolah,” tegas Kapolsek.

 

Usai sosialisasi, rombongan melanjutkan patroli menuju MTs Mannilingi Bulo-bulo. Patroli ini langsung membuahkan hasil. Sebelum tiba di sekolah tujuan, personel menemukan sejumlah pelajar sedang nongkrong di pekarangan/teras sebuah masjid. Sesuai prosedur yang telah disosialisasikan, Kapolsek dan anggotanya segera mengantar para pelajar tersebut kembali ke MTs Mannilingi Bulo-bulo untuk diserahkan kepada guru.

 

Langkah cepat Kapolsek Arungkeke ini bukan tanpa alasan. Kapolres Jeneponto, AKBP Haryo Basuki, S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa inisiatif tersebut merupakan bentuk respons polisi terhadap aspirasi warga yang disampaikan langsung kepadanya.

 

“Tindakan yang diambil Kapolsek Arungkeke hari ini adalah tindak lanjut dari masukan beberapa jamaah Masjid An-Nur Kulanga, Desa Bulo Bulo, pada saat saya melaksanakan Safari Subuh, hari ini. Mereka menyampaikan keprihatinan atas banyaknya anak sekolah yang berkeliaran saat jam belajar. Ini bukti bahwa kami mendengar dan bertindak untuk masyarakat,” jelas Kapolres.

 

AKBP Haryo Basuki berharap sinergi yang terbangun antara Polri, dalam hal ini Polres Jeneponto, dengan warga dan pihak sekolah dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pendidikan.

 

“Semoga sinergitas ini mampu mendorong terciptanya pelajar-pelajar yang lebih disiplin dan berprestasi. Prestasi merekalah yang nantinya akan mengharumkan nama Kabupaten Jeneponto,” pungkas Kapolres.

 

Langkah terpadu mulai dari penerimaan aspirasi, sosialisasi, hingga tindakan di lapangan ini diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk meminimalisir angka bolos sekolah dan mengembalikan fokus pelajar pada tujuan utama mereka, yaitu belajar.

Pewarta: Andi Lukman

Editor: Media Krimsus86.com

Pos terkait