Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan Buka Gerakan Pangan Murah di Karawang

Krimsus86.com/Karawang, _
Suasana Lapangan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Selasa (24/2/2026), tampak berbeda dari biasanya. Di tengah semilir angin pagi dan wajah-wajah penuh harap, , Kapolda Jawa Barat,Irjen Pol Rudi Setiawan secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) 2026—sebuah ikhtiar nyata untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan.

Di hadapan masyarakat yang memadati lokasi, Irjen Pol. Rudi Setiawan menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud kepedulian terhadap denyut kehidupan rakyat kecil yang kian terhimpit fluktuasi harga pangan.

Berita Lainnya

“Gerakan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat dan memastikan mereka dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang,” ujarnya dengan nada penuh empati.

Sejumlah komoditas strategis dijual dengan harga di bawah atau sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Beras premium dilepas seharga Rp14.700 per kilogram, gula konsumsi Rp17.000 per kilogram, dan daging sapi paha Rp120.000 per kilogram. Harga-harga ini sontak menjadi angin segar bagi warga yang selama ini harus memutar otak demi memenuhi kebutuhan dapur.

Kasi Humas Polres Karawang, IPDA Cep Wildan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk konkret kepedulian Polri terhadap masyarakat.

“Kami himbau warga untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan datang langsung ke lokasi,” katanya.

Antusiasme warga Karawang pun tak terbendung. Sejak pagi, masyarakat berdatangan membawa harapan sederhana: mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Bagi banyak keluarga, Gerakan Pangan Murah ini bukan hanya soal angka rupiah, tetapi tentang rasa aman menyambut Ramadhan tanpa dihantui lonjakan harga.

Tak hanya menggelar pasar murah, pihak penyelenggara juga mengingatkan masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan.

Pesan itu disampaikan langsung Kapolda sebagai langkah menjaga distribusi tetap merata dan adil.
Dukungan besar datang dari (Aslupama) Jawa Barat yang telah menyiapkan stok pangan sebanyak 1.200 ton setara beras guna menopang kebutuhan GPM Ramadhan 2026. Ketersediaan stok ini diharapkan menjadi tameng terhadap potensi gejolak harga di pasaran.

Gerakan Pangan Murah ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan. Pemerintah dan aparat berharap, langkah ini menjadi oase di tengah kekhawatiran masyarakat menjalani bulan penuh berkah.

Di Karawang, harapan itu kini nyata—di antara karung-karung beras dan tumpukan gula, ada senyum yang kembali merekah, menyambut Ramadhan dengan lebih tenang dan penuh keyakinan.

(Red)*

Pos terkait