Lhokseumawe | Krimsus86.com
Kapal MV Egon yang mengangkut bantuan logistik serta personel dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) tiba dan bersandar di Pelabuhan Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, pada Minggu, 21 Desember 2025.
Kedatangan kapal tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung percepatan penanganan bencana dan pemulihan di wilayah Aceh yang terdampak.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan menyampaikan bahwa bantuan logistik ini dikirim langsung dari Jakarta sebagai bentuk dukungan Mabes Polri terhadap pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus misi kemanusiaan di daerah bencana.
“Pada hari ini Polres Lhokseumawe menerima bantuan logistik dari Mabes Polri berupa satu unit truk sembako, 13 unit sepeda motor Honda CRF 150 L yang diperuntukkan bagi Brimobda Polda Aceh, serta dua unit swab boat untuk mendukung operasional Satpolairud,” ujar AKBP Dr. Ahzan usai menyambut kedatangan Kapal MV Egon.
Ia menjelaskan, dua unit swab boat tersebut akan didistribusikan ke wilayah Langsa guna memperkuat patroli dan mobilitas di perairan. Sementara itu, sepeda motor dan bantuan sembako akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan operasional kepolisian serta aksi kemanusiaan di wilayah Kabupaten Aceh Utara.
Selain membawa bantuan logistik, Kapal MV Egon juga mengangkut tambahan 220 personel Polri yang sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Belawan. Ratusan personel tersebut akan diterjunkan untuk melaksanakan misi kemanusiaan dalam rangka membantu penanganan dampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.
AKBP Dr. Ahzan menegaskan bahwa dalam situasi bencana, sinergi dan dukungan lintas sektor menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pemulihan masyarakat.
“Dalam kondisi bencana seperti ini, bantuan terus berdatangan. Polri bersama pemerintah daerah berupaya semaksimal mungkin memastikan penyaluran bantuan berjalan lancar, proses pemulihan dipercepat, serta pelayanan kepada masyarakat tetap optimal. Kami juga berharap adanya dukungan alat berat untuk membantu pembersihan material banjir seperti batu, kayu, dan lumpur,” jelasnya.
Dengan hadirnya bantuan logistik dan tambahan personel ini, diharapkan penanganan bencana di wilayah Aceh semakin kuat dan terkoordinasi. Polri terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan dan pemulihan pascabencana.
Pewarta: J. Hardi
Divisi Humed DPP FRIC






