Krimsus86.com Bondowoso 31 januari 2026 — Menjelang bulan suci Ramadhan, Polres Bondowoso Polda Jawa Timur melakukan pengecekan ketersediaan dan penyaluran LPG 3 kilogram (gas melon) di sejumlah pangkalan dan agen di wilayah Kabupaten Bondowoso.
Pengecekan tersebut dilakukan oleh personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bondowoso sebagai respons cepat atas beredarnya video antrean panjang warga saat membeli gas melon yang viral di media sosial.
Dalam video tersebut terlihat puluhan warga berdesakan dan saling berebut untuk mendapatkan LPG 3 kilogram di salah satu pangkalan yang berada di sekitar Pasar Induk, Kecamatan Kota, Kabupaten Bondowoso, sehingga memunculkan dugaan adanya kelangkaan gas melon bersubsidi.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo melalui Kasatreskrim Polres Bondowoso Iptu Wawan Triono menyampaikan bahwa pihak kepolisian langsung melakukan pengecekan di lapangan guna memastikan kondisi sebenarnya.
“Kami akan melakukan pengecekan secara menyeluruh terkait ketersediaan dan distribusi LPG 3 kilogram. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap membeli gas sesuai kebutuhan,” ujar Iptu Wawan Triono, Jumat (30/1/2026).
Iptu Wawan menjelaskan, saat petugas mendatangi lokasi pangkalan yang dimaksud, seluruh stok gas melon telah habis terjual. Berdasarkan hasil pengecekan, diketahui bahwa jatah LPG 3 kilogram di pangkalan tersebut sebanyak 100 tabung, sementara jumlah konsumen yang datang mencapai sekitar 150 orang.
Selain itu, warga yang datang ke pangkalan tersebut tidak hanya berasal dari wilayah sekitar, tetapi juga dari berbagai kecamatan lain, seperti Tamanan, Pujer, Grujugan, dan sejumlah wilayah lainnya.
“Kondisi ini menyebabkan antrean panjang dan kesan seolah-olah terjadi kelangkaan. Kami akan melakukan pengecekan lanjutan terkait distribusi dan penyaluran LPG 3 kilogram agar benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.
Polres Bondowoso Polda Jawa Timur mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan, sehingga distribusi LPG bersubsidi dapat berjalan lebih merata dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara adil, khususnya menjelang Ramadhan.
Pewarta: J. Hardi
Divisi: HUMED DPP FRIC






