Isu Pengunduran Diri Kades Cengkong Mengemuka, Warga Pertanyakan Transparansi Pemerintahan Desa

Krimsus86.com/ Karawang —

Masyarakat Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, dikejutkan oleh desas-desus pengunduran diri Santo dari jabatannya sebagai Kepala Desa. Kabar yang beredar secara senyap itu sontak memicu kegelisahan dan tanda tanya besar di tengah warga, lantaran tidak adanya pemberitahuan resmi dari pemerintah desa.

Berita Lainnya

Isu tersebut pertama kali mencuat setelah seorang tokoh masyarakat Desa Cengkong secara langsung mempertanyakan kebenarannya kepada pemerintah desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cengkong, Revi Rismawan. Pertemuan itu dilakukan pada Rabu, 17 Desember 2025, sebagai bentuk kepedulian dan keinginan warga untuk memperoleh kejelasan informasi.

“Saya kaget dengan isu tersebut. Kok pada diam semua, tidak ada pemberitahuan apa pun kepada warga desa. Padahal menurut Ketua BPD, pengunduran diri Kepala Desa sudah terjadi sejak tiga hari kemarin,” ungkap tokoh masyarakat tersebut dengan nada kecewa.

Di tengah masyarakat, isu yang beredar menyebutkan bahwa Kepala Desa Cengkong telah mengajukan surat pengunduran diri dan dokumen tersebut telah ditandatangani oleh BPD Desa Cengkong secara diam-diam, tanpa dipublikasikan kepada masyarakat. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan polemik dan kegaduhan sosial di tingkat desa.

Merasa ada kejanggalan, tokoh masyarakat yang mengatasnamakan diri sebagai perwakilan pribadi mendatangi Kantor Desa Cengkong untuk menemui Ketua BPD, Revi Rismawan, guna meminta penjelasan langsung. Dari keterangan Ketua BPD, isu pengunduran diri tersebut dibenarkan. Bahkan disebutkan bahwa surat pengunduran diri Kepala Desa telah disampaikan ke pihak Pemerintah Kecamatan Purwasari.

Namun demikian, langkah yang ditempuh pemerintah desa dan BPD tersebut menuai sorotan tajam dari masyarakat. Warga menilai telah terjadi pelanggaran terhadap prinsip transparansi dan etika dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, karena informasi krusial yang menyangkut kepemimpinan desa tidak disampaikan secara terbuka kepada publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi maupun pernyataan terbuka dari pihak Pemerintah Desa Cengkong maupun BPD Desa Cengkong terkait isu pengunduran diri Kepala Desa tersebut. Masyarakat pun masih menanti kejelasan dan sikap resmi pemerintah desa agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi yang dapat memperkeruh suasana.

(Red)*

Pos terkait