Krimsus86.com Leihitu, 29 Maret 2026 – Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di jazirah Leihitu kembali kondusif setelah tercapainya kesepakatan damai antara Negeri Hila dan Negeri Wakal. Perdamaian ini menjadi momentum penting dalam memulihkan keharmonisan serta memperkuat persaudaraan antarwarga.
Proses penyelesaian konflik berlangsung melalui pendekatan persuasif dan dialogis yang melibatkan berbagai pihak, termasuk unsur TNI-Polri dan pemerintah negeri. Kapolsek Leihitu bersama Danramil Leihitu berperan aktif dalam memfasilitasi komunikasi yang konstruktif di tengah masyarakat, sehingga ketegangan dapat diredam secara bertahap.
Keberhasilan ini juga didukung oleh langkah terbuka dari Penjabat Kepala Pemerintah Negeri Hila beserta jajaran perangkat negeri yang mengedepankan musyawarah dan dialog dalam mencari solusi terbaik. Melalui serangkaian mediasi intensif, kedua belah pihak sepakat untuk menjaga stabilitas keamanan dan mempererat kembali hubungan sosial kemasyarakatan.
Salah satu tokoh masyarakat setempat menyampaikan bahwa perdamaian ini merupakan kemenangan bersama seluruh masyarakat Leihitu. Ia juga mengapresiasi kerja keras aparat keamanan dan pemerintah negeri yang telah berupaya tanpa henti dalam menciptakan situasi damai.
Dengan terciptanya kondisi yang aman dan kondusif, aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di Negeri Hila dan Negeri Wakal diharapkan dapat kembali berjalan normal. Selain itu, nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan diharapkan menjadi fondasi utama dalam mencegah terjadinya konflik serupa di masa mendatang.
Perdamaian ini menegaskan bahwa dialog, musyawarah, dan semangat persatuan merupakan kunci utama dalam menyelesaikan setiap permasalahan di tengah masyarakat.
Pewarta:
Erwin B. Ollong






