H. Kholik Idris Ajak Masyarakat Jawa Tengah Teladani Semangat Pejuang Kemerdekaan
SKrimsus86.com Semarang, 10 November 2025 — Dalam momentum peringatan Hari Pahlawan Nasional, Sekretaris Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Partai Demokrat, Dr (c) H. Kholik Idris, S.E., S.H., M.Si., mengajak seluruh masyarakat Jawa Tengah untuk meneladani semangat dan nilai perjuangan para pahlawan bangsa.
Mengusung tema “Pahlawanku, Teladanku”, Kholik Idris menegaskan bahwa Hari Pahlawan bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan momentum untuk menumbuhkan kembali semangat pengabdian, kejujuran, dan keteladanan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Para pahlawan telah mengajarkan kita tentang keberanian, keteguhan, kemandirian, dan keikhlasan dalam berjuang demi kebaikan yang lebih besar. Kini saatnya kita semua, terutama generasi muda, melanjutkan perjuangan itu dalam bentuk yang relevan dengan kebutuhan bangsa hari ini,” ujar Kholik Idris.
Sebagai anggota legislatif yang konsisten memperjuangkan isu-isu kemasyarakatan, pendidikan, dan sosial kemanusiaan, Kholik mendorong seluruh elemen masyarakat untuk terus berkarya sesuai dengan perannya masing-masing.
Menurutnya, makna kepahlawanan di masa kini tidak lagi diwujudkan dengan mengangkat senjata, tetapi melalui integritas dalam bekerja, kejujuran dalam berpolitik, semangat gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama.
“Kita tidak lagi berperang melawan penjajah, tetapi menghadapi penjajahan gaya baru: ketimpangan sosial, kemiskinan, hoaks, dan lunturnya nilai-nilai kebangsaan. Mari lanjutkan perjuangan dengan semangat pahlawan dalam setiap tindakan, sekecil apa pun,” imbuhnya.
Kholik Idris juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dalam keberagaman, memperkuat semangat nasionalisme dan cinta tanah air, serta menjadikan peringatan Hari Pahlawan sebagai momen untuk membangun optimisme dan kebersamaan demi Indonesia yang lebih maju.
“Mari terus bergerak dan melanjutkan perjuangan demi masa depan bangsa yang kita cintai. Sebagai bangsa yang berasaskan Pancasila dan berlandaskan UUD 1945, kita tidak boleh melupakan adat dan budaya yang menjadi jati diri bangsa. Jangan sampai budaya yang merusak menggerus nilai-nilai luhur bangsa dan negara kita tercinta,” pungkasnya.
Reporter: Sutrisno (Wonosobo)
Editor: Redaksi Media Krimsus86.com






