Krimsus86.com- Bener Meriah, Aceh 1 Januari 2026 – Status aktivitas Gunung Burni Telong yang berada di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, resmi dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Peningkatan status ini ditetapkan setelah terjadinya serangkaian gempa bumi beruntun yang mengindikasikan peningkatan aktivitas vulkanik gunung api tersebut.
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, aktivitas kegempaan vulkanik Gunung Burni Telong menunjukkan peningkatan signifikan. Gempa beruntun tercatat terjadi pada Selasa, 30 Desember 2025, dengan magnitudo berkisar antara 2,4 hingga 4,5.
Dalam kurun waktu sekitar tiga jam, sedikitnya delapan kali gempa dirasakan oleh masyarakat di sekitar gunung. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan potensi terjadinya erupsi, sehingga PVMBG merekomendasikan peningkatan status guna mengantisipasi kemungkinan bahaya yang dapat ditimbulkan.
Adapun potensi bahaya yang perlu diwaspadai meliputi:
Erupsi vulkanik
Erupsi freatik
Hembusan gas vulkanik berbahaya dari kawah
Sehubungan dengan peningkatan status tersebut, masyarakat, wisatawan, dan pendaki diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 4 kilometer dari kawah Gunung Burni Telong, serta menjauhi area fumarol dan solfatara yang berpotensi mengeluarkan gas beracun.
PVMBG juga mencatat bahwa aktivitas kegempaan Gunung Burni Telong telah terpantau sejak Juli 2025 dan terus menunjukkan tren peningkatan hingga akhir Desember 2025. Pemerintah daerah bersama instansi terkait diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah mitigasi bencana gunung api.
Masyarakat di sekitar kawasan Gunung Burni Telong diharapkan tetap tenang, tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta selalu mengikuti informasi resmi dari PVMBG dan pihak berwenang.
Penulis: Tomi Pasla, S.Pd.
Editor: Tim Krimsus86.com






