GMKI Ambon Gelar Aksi Demo di Kantor Gubernur Maluku, Desak Transparansi Tambang Gunung Botak

AMBON KRIMSUS86.COM – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ambon menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Maluku, Senin (18/05/2026). Aksi yang dimotori kader-kader perempuan GMKI tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan ketidaktransparanan pengelolaan kawasan tambang emas Gunung Botak di Kabupaten Buru.

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan tuntutan kepada Pemerintah Provinsi Maluku agar bersikap tegas dan terbuka terkait berbagai persoalan yang berkembang di kawasan pertambangan yang selama ini menjadi sorotan publik nasional.

Berita Lainnya

GMKI Cabang Ambon menyoroti dua isu utama yang dinilai mendesak untuk segera dijelaskan kepada masyarakat.

Pertama, terkait keberadaan dan tindak lanjut barang bukti sianida yang sebelumnya disita aparat keamanan di kawasan Gunung Botak. Massa aksi meminta pemerintah dan aparat penegak hukum memberikan penjelasan resmi mengenai status barang bukti tersebut, termasuk mekanisme pemusnahan maupun pengawasannya.

“Sianida merupakan bahan berbahaya yang berpotensi merusak lingkungan dan mengancam keselamatan masyarakat. Karena itu publik berhak mengetahui bagaimana penanganannya,” ujar salah satu orator dalam aksi tersebut.

Kedua, GMKI juga mendesak Pemerintah Provinsi Maluku untuk membuka data terkait keberadaan dan legalitas sejumlah Warga Negara Asing (WNA) yang diduga beraktivitas di area pertambangan Gunung Botak. Menurut mereka, transparansi diperlukan guna mencegah praktik-praktik ilegal yang dapat merugikan masyarakat lokal dan daerah.

Massa aksi menegaskan bahwa pemerintah daerah harus serius dalam memberantas mafia tambang, menindak peredaran bahan kimia ilegal, serta melakukan pengawasan ketat terhadap aktivitas pertambangan di Gunung Botak.

Hingga aksi berlangsung, demonstrasi mendapat pengawalan dari aparat keamanan. Massa juga meminta Pemerintah Provinsi Maluku segera memberikan jawaban resmi atas tuntutan yang disampaikan.

Kawasan Gunung Botak sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu lokasi pertambangan emas yang kerap menjadi perhatian akibat maraknya aktivitas pertambangan ilegal dan persoalan lingkungan yang ditimbulkan.

GMKI Cabang Ambon berharap langkah yang mereka lakukan dapat menjadi dorongan bagi pemerintah dan aparat penegak hukum untuk melakukan pembenahan menyeluruh demi menjaga kelestarian lingkungan dan kepentingan masyarakat Maluku.

(Erwin B Ollong)

Pos terkait