Krimsus86.com, Bandung, 8 Maret 2026 – Kepolisian Daerah Jawa Barat melalui Bidang Hubungan Masyarakat menginformasikan bahwa sebuah ledakan yang diduga berasal dari petasan terjadi di Dusun Babakan RT 007 RW 002, Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Minggu (8/3/2026). Akibat peristiwa ini, dua pemuda mengalami luka berat.
Kapolsek Padaherang AKP Abdurahman bersama anggota segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Dua korban yang mengalami luka berat berinisial A.S. (22), warga Dusun Babakan Desa Sindangjaya, dan H.R.A. (19), warga Dusun Babakan RT 004 RW 002 Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya.
Berdasarkan keterangan saksi, I.M. (65), ledakan bermula ketika terdengar suara tiga kali dari arah rumah korban. Saksi kemudian mendatangi sumber suara dan menemukan korban A.S. tergeletak di dapur rumah, sedangkan korban H.R.A. berada di bagian belakang rumah. Di lokasi kejadian, ditemukan juga ceceran kertas yang diduga merupakan sisa petasan.
Diduga kuat ledakan tersebut berasal dari petasan yang dibuat oleh korban A.S. Kedua korban segera dievakuasi ke Puskesmas Mangunjaya untuk mendapatkan pertolongan medis. Korban A.S. dirujuk ke RSOP Ciamis untuk penanganan lebih lanjut karena kondisi luka yang cukup serius.
Kapolsek Padaherang AKP Abdurahman menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penanganan, antara lain menerima laporan, mendatangi TKP, mendata korban dan saksi, serta melaporkan kejadian kepada pimpinan.
“Hingga saat ini, kami masih melakukan pendalaman terkait peristiwa ledakan tersebut untuk memastikan penyebab dan kronologi kejadian secara lengkap,” ujar AKP Abdurahman.
Polda Jawa Barat mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam penggunaan petasan maupun bahan peledak lainnya dan selalu memprioritaskan keselamatan diri serta lingkungan sekitar.
Sumber: Humas Polda Jabar – MEDIA GROUP DPP FRIC






