Krimsus86.com, Indramayu, 2 Maret 2026 – Kecelakaan laut terjadi di perairan dekat Pulau Biawak, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Sabtu malam (28/2/2026). Kapal nelayan KM Almujib berukuran 6 Gross Ton (GT) dilaporkan karam setelah ditabrak kapal tongkang bernomor lambung 3009.
Dari total delapan Anak Buah Kapal (ABK), dua orang dinyatakan meninggal dunia, dua selamat, dan empat lainnya masih dalam pencarian hingga saat ini.
Korban selamat adalah Carudin bin Tarsan (48) dan Alfianto Agus Sulistiyo (20). Sementara korban meninggal dunia yakni nakhoda Jupri alias Kempot (35), warga Desa Pabean Udik, dan Wandi (39), warga Desa Karangsong. Jenazah keduanya ditemukan oleh KM Cahaya Langgeng dan telah dievakuasi ke Pelabuhan Karangsong.
Empat nelayan yang masih dinyatakan hilang adalah:
Ari Wibowo (23), warga Kelurahan Paoman
Asep Agustina (24), warga Desa Penganjang
Mas’ud (38), warga Kelurahan Paoman
Ono (50), warga Desa Tambak
Menurut keterangan Alfianto Agus Sulistiyo, insiden terjadi saat KM Almujib tengah menebar jaring di sekitar jalur lintas kapal besar. Ia mengaku masih mengingat nomor lambung kapal tongkang yang menabrak kapal mereka.
“Saya ingat nomor lambungnya 3009. Tidak ada peringatan klakson maupun lampu sorot sebelum tabrakan terjadi,” ujarnya saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Paoman, Senin (2/3/2026).
Alfianto menduga adanya kelalaian dari pihak kapal tongkang karena tidak memberikan tanda peringatan kepada kapal nelayan yang berukuran lebih kecil. Ia berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta tanggung jawab pihak kapal tongkang guna mencegah kejadian serupa terulang.
Saat ini, tim SAR bersama unsur terkait masih melakukan operasi pencarian terhadap empat korban yang belum ditemukan. Pencarian difokuskan di sekitar lokasi kejadian dengan mempertimbangkan arus dan kondisi cuaca setempat.
Pihak keluarga korban berharap proses pencarian dapat segera membuahkan hasil serta penanganan hukum dilakukan secara transparan dan profesional.
Demikian siaran pers ini disampaikan untuk menjadi perhatian bersama.
Sumber: Krimsus86.com Jawa Barat
Korwil Jawa Barat: Wardono Hs, S.E
Editor: Korwil Jawa Barat






