Sintang Kalbar, krimsus86.com Nasib malang menimpa Arjo Sukeji, warga Dusun Kalisari, Desa Empaci, Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang. Rumah miliknya ludes dilahap si jago merah pada Kamis (26/03/2026) siang sekitar pukul 11.00 WIB. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang pergi mencari rumput untuk pakan ternak.
Peristiwa bermula ketika menantu korban, Halina, mendengar suara ledakan keras dari arah rumah mertuanya. Saat keluar untuk mengecek, ia mendapati bagian dapur rumah sudah diselimuti asap tebal dan kobaran api.
Sontak, Halina berteriak histeris meminta pertolongan warga. Teriakan tersebut didengar oleh Yanto, warga yang saat itu tengah beraktivitas di kebun sawit yang berjarak sekitar 60 meter dari lokasi. Yanto segera berlari menuju tempat kejadian perkara (TKP).
”Saat saya sampai, api sudah melahap seluruh bangunan rumah. Karena api begitu besar, upaya yang bisa kami lakukan hanya menyelamatkan 3 ekor sapi di kandang yang letaknya hanya 2 meter dari rumah korban,” ujar Yanto.
Bangunan rumah berukuran 7m x 6m yang berbahan material kayu/papan tersebut beserta seluruh isinya rata dengan tanah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp40.000.000 (empat puluh juta rupiah).
Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Dedai langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah TKP awal. Personel yang hadir di antaranya:
Kapolsek Dedai, AKP Shopar Aritonang
Aiptu Supriyadi
Bripka Fransiskus Dwi Dharma Ary
Bripka Riduan Ap
Kepala Desa Empaci
Berdasarkan pemeriksaan sementara, pihak kepolisian menduga api berasal dari dapur. Kelalaian saat mematikan kompor yang belum sepenuhnya padam diduga menjadi pemicu utama kebakaran tersebut. Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif.
Penulis: Alex






