Demo warga yang menuntut transparansi anggaran dana desa terjadi di Desa Manggungan, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu,  

Demo warga yang menuntut transparansi anggaran dana desa terjadi di Desa Manggungan, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu,

Berita Lainnya

 

Selasa (28/10/2025).

Krimsus86.com – Indramayu Jawabarat – Kepala Desa Manggungan, dituding warganya, tidak transparan dalam mengelola anggaran desa, mulai dari dana APBDes, BUMDes, hingga alokasi dana pembangunan desa.

 

Warga yang datang dengan membawa mobil pengeras suara pun mendesak kepala desa segera memberikan penjelasan terkait dugaan penyimpangan anggaran yang terjadi pada tahun 2023 dan 2024.

 

“Ini awal mulanya dari temuan kita di media online soal adanya dugaan korupsi. Otomatis Kita sebagai masyarakat merasa dan ingin mengetahui kejadian yang sebenarnya,” ujar koordinator aksi, Nata Ardiansyah (35) di lokasi.

 

Nata mengungkapkan, warga berhak tahu terkait penggunaan dana desa. Terlebih, isi dari pemberitaan tersebut sudah membuat warga resah.

 

Di sana, memuat keterangan adanya dugaan penyelewengan beberapa kegiatan pembangunan di Desa Manggungan.

 

Di sisi lain, warga menilai, upaya pemerintah desa dalam mempublikasikan penggunaan anggaran dana desa juga belum transparan.

 

Warga sendiri tidak mengetahui berapa rincian anggaran dana desa serta penggunaannya di tahun 2023-2024, pada akhirnya muncul kecurigaan soal dugaan penyelewengan tersebut.

 

Nata juga menyoroti soal kinerja BUMDes, warga menilai, tidak ada kejelasan dari progres usaha milik pemerintah desa tersebut, apakah untung atau justru merugi.

 

“Kami menekankan, tolong ini dibuka datanya, apakah dugaan ini benar atau tidak, kami ingin dijawab dengan by data,” ujar dia.

 

Nata menyampaikan, dari hasil demo hari ini, setidaknya ada beberapa poin yang disepakati.

 

Di antaranya, warga akan mengecek ke lapangan dan mencocokkan perihal pelaksanaan pembangunan di desa mereka.

 

Lanjut Nata, jika ada suatu hal yang janggal, pemerintah kecamatan bersedia memfasilitasi untuk dilakukannya audiensi bersama warga agar penggunaan dana di Desa Manggungan dapat terungkap secara terang.

 

“Pak Camat juga tadi menyampaikan akan langsung membuat suatu surat kepada inspektorat untuk meminta audit secara menyeluruh,” ujar dia.

 

Di sisi lain, Kepala Desa Manggungan, Dain tampak menghadapi massa di Balai Desa sejak awal demo berlangsung.

 

Menanggapi demo tersebut, Dain juga meminta maaf jika kinerjanya dinilai kurang memuaskan. Tapi Dain memastikan tidak ada penyelewengan yang dirinya lakukan.

 

Ia juga akan membantu memfasilitasi warga untuk bersama melakukan pengecekan seluruh pekerjaan pembangunan yang sudah dilaksanakan pemerintah desa.

 

Sedangkan soal transparansi anggaran, Pemdes Manggungan, Dain mengaku sudah memasang spanduk terkait besaran dana desa dan penggunaannya di halaman luar Balai Desa.

 

Tapi spanduk tersebut sebelumnya memang sempat lepas karena rusak akibat cuaca hujan dan panas. Kemudian di pasang kembali di aula dalam Balai Desa agar bisa dilihat oleh masyarakat.

 

Ia menambahkan, dalam hal ini pemerintah desa akan memperbaiki komunikasi dan keterbukaan informasi kepada warga agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari.

 

“Kami dari pemerintah desa akan memperbaiki lagi kinerja, jadi di sini ada sebuah kesalahpahaman terkait masalah pembangunan dan ke transparan,” kata dia.

 

Liput.Demo mangunan

Wardono Hs.s.e

Krimsus86.com jawabarat

Pos terkait