Krimsus86.com, Sintang, Kalimantan Barat — Dewan Pimpinan Cabang Fast Respon Indonesia Center (DPC FRIC) Kabupaten Sintang mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang mulai melanda wilayah Kalimantan Barat.
Ketua DPC FRIC Kabupaten Sintang, Alex Akoran, menegaskan bahwa salah satu pemicu kebakaran yang sering dianggap sepele namun sangat berbahaya adalah kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan.
“Memasuki musim kemarau, kondisi lahan menjadi sangat kering dan mudah terbakar. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan karena dapat memicu kebakaran hutan dan lahan,” ujar Alex Akoran saat memberikan keterangan di Sintang, Selasa (27/1/2026).
Menurutnya, cuaca panas ekstrem yang mulai dirasakan di Kabupaten Sintang dan sekitarnya membuat vegetasi serta lahan gambut menjadi sangat rentan terhadap percikan api. Api kecil yang mengenai lahan kering dan tertiup angin dapat dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.
“Kelalaian kecil bisa menimbulkan kebakaran hebat yang merugikan kita semua, baik dari sisi ekonomi, kerusakan lingkungan, maupun dampak kesehatan akibat kabut asap,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, DPC FRIC Sintang juga mengajak masyarakat untuk melakukan langkah-langkah pencegahan Karhutla, antara lain:
Tidak membuang puntung rokok sembarangan dan memastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang ke tempat sampah.
Tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama selama musim kemarau.
Segera melaporkan kepada pihak berwenang atau petugas pemadam kebakaran apabila melihat titik api atau kepulan asap yang mencurigakan.
Alex Akoran berharap adanya kesadaran kolektif dari seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia menekankan bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama demi menjaga Kalimantan Barat tetap aman, sehat, dan bebas dari bencana asap.
“Jika kita peduli dan waspada sejak dini, kita bisa mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Mari bersama-sama menjaga alam kita,” pungkasnya.
Humas DPC FRIC Sintang






