BAJIR ROB MENERJANG PESISIR ERETAN, KANDANGHAUR KABUPATEN INDRAMAYU JAWA BARAT 

BAJIR ROB MENERJANG PESISIR ERETAN, KANDANGHAUR KABUPATEN INDRAMAYU JAWA BARAT

Jumaat ,21 – November – 2025 Banjir rob yang menerjang pesisir Eretan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, makin hari makin mengkhawatirkan. Rob yang sebelumnya muncul setiap hari kini datang lebih cepat, lebih tinggi, dan membutuhkan waktu lebih lama untuk surut.

Berita Lainnya

Ketua Aliansi Warga Eretan Wetan, Supriyanto, mengatakan kondisi rob beberapa hari terakhir menunjukkan tanda-tanda tidak biasa. Salah satunya perubahan warna air yang dulu hijau kehitaman, kini berubah menjadi coklat pekat.

“Ini menjadi alarm waspada bagi warga,” ujar Supriyanto, Jumat (21/11/2025).

Menurutnya, perubahan warna ini menandakan adanya aliran air dari daratan tinggi atau hulu yang ikut mengalir ke wilayah pesisir, lalu bercampur dengan air pasang laut. Dampaknya, tinggi muka air meningkat drastis. Di sejumlah titik yang paling terdampak, ketinggian air bahkan mencapai lebih dari satu meter.

Rob kali ini juga disebut menyerupai kondisi banjir besar tahun 2014 yang pernah melanda Pantura Indramayu.

“Ciri-cirinya sama seperti tahun 2014 lalu, tapi semoga tidak terjadi lagi,” tambahnya.

Kondisi rob yang semakin memburuk membuat sejumlah warga terpaksa mengosongkan rumah mereka, terutama yang tinggal dekat sungai. Selain itu, akses jalan juga semakin licin dan berbahaya karena terus-menerus terendam air.

“Iya banyak rumah yang dikosongin karena rendamannya paling tinggi, dan jalannya juga licin karena terus terendam,” kata Supriyanto.

Ia juga membagikan video kondisi terbaru permukiman yang sudah digenangi air hingga hampir mencapai dada orang dewasa di beberapa lokasi.

Di tengah situasi darurat ini, rencana pemerintah pusat mengalokasikan anggaran Rp 460 miliar untuk penanganan banjir rob di Eretan mendapat apresiasi dari warga. Namun, bantuan jangka pendek disebut tetap dibutuhkan karena solusi permanen masih memakan waktu.

Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah mengerahkan satu unit excavator untuk memperkuat tanggul sementara.

Warga juga berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat ikut turun tangan melakukan langkah-langkah darurat.

Liput. Banjir Rob eretan wetan

Pewarta .Wardono

Korwil jawabarat

editor .Krimsus86.com jabar

Pos terkait