Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Tekan Potensi Pelanggaran dan Laka Lantas

Krimsus86.com, Bandung, 2 Februari 2026 – Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Kepolisian Kewilayahan “Keselamatan Lodaya-2026”, yang dipimpin oleh Irwasda Polda Jabar Kombes Pol. Benny Subandi, S.I.K., M.Si., bertempat di Lapangan Upacara Polda Jabar, Senin (2/2/2026).

Apel ini merupakan bagian dari persiapan Operasi Keselamatan Lodaya-2026 yang berlangsung 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026, secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda Jawa Barat. Kegiatan ini tidak sekadar seremonial, melainkan untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta strategi operasional di lapangan.

Berita Lainnya

Dalam amanatnya, Irwasda Polda Jabar menegaskan bahwa keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjadi tanggung jawab seluruh pemangku kepentingan. Tantangan lalu lintas di Jawa Barat yang tinggi, dengan pertumbuhan kendaraan signifikan dan karakter pengguna jalan beragam, menuntut personel bertindak adaptif, responsif, serta berbasis analisis data.

Keberhasilan operasi tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga pendekatan preemtif melalui edukasi dan sosialisasi, langkah preventif melalui rekayasa dan pengaturan lalu lintas, serta penegakan hukum tegas namun humanis. Operasi ini menjadi fase strategis awal menjelang pengamanan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1447 H, sekaligus membangun budaya tertib berlalu lintas.

Polda Jawa Barat mengerahkan 2.606 personel, terdiri dari 480 Satgas Polda dan 2.126 personel Satgasres jajaran, yang akan ditempatkan pada titik rawan kecelakaan, pelanggaran, kemacetan, serta lokasi dengan intensitas aktivitas masyarakat tinggi.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa tema operasi ini, “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Operasi Ketupat Lodaya-2026”, menjadi pondasi awal dalam membangun keselamatan berlalu lintas di masyarakat.

Irwasda Polda Jabar menekankan seluruh personel untuk selalu memulai tugas dengan doa, mengutamakan keselamatan diri dan masyarakat, memperkuat edukasi tertib berlalu lintas secara persuasif, menghindari sikap arogan, serta menjunjung tinggi etika, profesionalisme, dan pelayanan humanis. Perwira diminta melaksanakan pengawasan dan pengendalian melekat agar operasi berjalan sesuai SOP dan prinsip Presisi Polri.

Dikeluarkan oleh: Bidang Humas Polda Jawa Barat(red//tim)

Pos terkait