Krimsus86.com/ Karawang —
Kekuatan politik di tingkat akar rumput Karawang kian solid. Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPC APDESI) Kabupaten Karawang sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV tahun 2025 di Hotel Batiqa, Kecamatan Ciampel, pada Kamis (16/10/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempertegas peran strategis desa sebagai motor utama pembangunan daerah.
Muscab yang dihadiri sekitar 70 peserta dari Ikatan Kepala Desa (IKD) se-Kabupaten Karawang tersebut memiliki dua agenda utama: mengaudit kinerja kepengurusan lama dan memilih nakhoda baru untuk periode 2025–2030. Dalam forum yang berlangsung tertib dan penuh suasana kekeluargaan itu, H. Margono, A.Md., S.Pd., terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC APDESI Kabupaten Karawang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang, Saepulloh; Ketua DPD APDESI Provinsi Jawa Barat, Sukarya WK; Sekretaris DPD, Tatang; serta jajaran pengurus DPC APDESI Karawang seperti Sekretaris H. Cecep, M.H., S.Pd., dan Bendahara Hj. Emi Fitria.
Ketua DPD APDESI Jawa Barat, Sukarya WK, dalam sambutannya menegaskan pentingnya integritas dan transparansi dalam tata kelola pemerintahan desa.
“Kita sebagai kepala desa harus bekerja secara amanah dan transparan. Apalagi saat ini ada program Jaksa Masuk Desa yang mendorong keterbukaan publik di tingkat desa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC APDESI Karawang terpilih, H. Margono, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat sinergi antar-pemerintah desa serta meningkatkan kapasitas kepala desa dalam menghadapi tantangan zaman.
“Saya ucapkan terima kasih atas kerja sama dengan rekan-rekan media yang telah mendukung program desa sebelumnya. Ke depan, kami akan menyusun legalitas dan struktur organisasi baru untuk melanjutkan program-program desa secara profesional dan transparan,” ujarnya dalam konferensi pers usai Muscab.
Margono menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program-program sebelumnya untuk memastikan keberlanjutan pembangunan desa. Ia juga memperkenalkan visi Karawang MASAGI — Maju, Amanah, Sejahtera, Adaptif, Giat, dan Inklusif — sebagai arah strategis kepemimpinan barunya.
Selain itu, Margono mendorong kepala desa agar aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana publikasi dan transparansi.
“Kepala desa harus hadir di tengah masyarakat, termasuk di dunia digital. Dengan begitu, kegiatan desa bisa diketahui publik dan kehadiran kepala desa lebih dihargai,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Margono juga menyinggung dukungan terhadap program Gubernur Jawa Barat Sapoe Sarebu. Ia menegaskan bahwa program serupa telah lama dijalankan oleh sejumlah desa di Karawang.
“Dana yang terkumpul dari kegiatan Sapoe Sarebu kami umumkan secara terbuka, dan ketika ada warga yang membutuhkan, bantuan dapat segera disalurkan,” jelasnya.
Muscab ke-IV ini sekaligus menandai babak baru perjalanan APDESI Karawang dalam memperkuat posisi tawar desa di tingkat kabupaten dan provinsi. Pemerintah Kabupaten Karawang pun menyambut hangat semangat baru ini, berharap sinergi yang terjalin dapat mempercepat pemerataan pembangunan hingga pelosok desa.
Dengan soliditas para kepala desa di bawah kepemimpinan baru, APDESI Karawang berkomitmen menjadi garda terdepan dalam mewujudkan visi “Karawang Maju” memastikan geliat pembangunan tidak berhenti di batas kota, melainkan merata hingga ke seluruh penjuru desa.
(Red)*






