Krimsus86.com, OGAN ILIR – Guna mengantisipasi potensi banjir akibat meningkatnya curah hujan, personel Polsek Rantau Alai, Polres Ogan Ilir, melaksanakan pengecekan volume, ketinggian debit air, serta arus Sungai Ogan di wilayah Kecamatan Rantau Alai dan Kecamatan Kandis, Jumat (16/1/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan sekitar pukul 10.00 WIB tersebut difokuskan pada sejumlah titik aliran Sungai Ogan serta desa-desa yang selama ini dikenal rawan terdampak banjir. Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa volume dan ketinggian debit air Sungai Ogan mengalami peningkatan dengan arus yang cukup deras akibat tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir.
Meski demikian, kondisi debit air Sungai Ogan saat ini masih berada dalam batas normal. Hingga kegiatan pengecekan dilakukan, belum ditemukan adanya desa atau permukiman warga yang terdampak banjir. Situasi secara umum terpantau aman dan kondusif.
Selain melakukan pengecekan, personel Polsek Rantau Alai juga memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya warga yang tinggal di bantaran sungai. Warga diingatkan agar tidak membiarkan anak-anak beraktivitas di sekitar sungai tanpa pengawasan orang tua serta diminta mulai mempersiapkan sarana dan prasarana guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya luapan air ke permukiman maupun badan jalan.
Kapolsek Rantau Alai AKP Suparna menyampaikan bahwa wilayah Kecamatan Rantau Alai dan Kecamatan Kandis merupakan daerah yang hampir setiap tahun berpotensi mengalami banjir. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan pemantauan secara berkala dan berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait, termasuk pemerintah kecamatan dan pemerintah desa.
“Kami terus melakukan monitoring dan koordinasi dengan unsur terkait sebagai langkah antisipasi. Masyarakat juga kami ajak untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah ke sungai dan parit,” ujar AKP Suparna.
Polsek Rantau Alai akan terus memantau perkembangan debit air Sungai Ogan dan siap mengambil langkah cepat apabila terjadi peningkatan debit air yang berpotensi menimbulkan bencana banjir.
Pewarta: Rudi H.






