Aksi Demonstrasi di Gowa, Warga Tuntut Klarifikasi Isu yang Menyeret Nama Bupati

Krimsus86.com Kabupaten Gowa, 9 April 2026 — Sejumlah warga menggelar aksi unjuk rasa di wilayah Kabupaten Gowa, menyusul beredarnya isu di tengah masyarakat yang menyeret nama Bupati Gowa, Husniah Talenrang.

Aksi demonstrasi berlangsung di depan Kantor Bupati dan Gedung DPRD Kabupaten Gowa pada Selasa (7/4/2026), dan masih menjadi perhatian publik hingga Rabu (9/4/2026). Massa yang terdiri dari sejumlah elemen masyarakat menyampaikan aspirasi secara terbuka terkait isu yang berkembang.

Berita Lainnya

Dalam aksi tersebut, peserta demonstrasi membawa berbagai spanduk dan menyampaikan orasi yang menyoroti pentingnya transparansi serta klarifikasi dari pihak terkait. Selain itu, sempat terjadi aksi blokade jalan dan pembakaran ban sebagai bentuk ekspresi kekecewaan.

Perwakilan massa menyampaikan bahwa tuntutan utama mereka adalah adanya penjelasan resmi guna menghindari spekulasi yang berkembang di masyarakat.

Adapun sejumlah tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut meliputi:

Penegak hukum diminta untuk menindaklanjuti isu yang beredar secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Bupati Gowa diminta memberikan klarifikasi secara terbuka kepada publik.

DPRD Kabupaten Gowa didorong untuk menjalankan fungsi pengawasan secara aktif dan independen.

Situasi ini juga menjadi perhatian berbagai kalangan, termasuk pengamat sosial yang menilai pentingnya keterbukaan informasi dalam menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemerintahan.

Hingga saat ini, belum terdapat pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai isu yang beredar. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Aparat keamanan setempat turut melakukan pengamanan untuk memastikan aksi berjalan kondusif.

Perkembangan situasi di Kabupaten Gowa masih terus dipantau, seiring harapan masyarakat agar polemik yang terjadi dapat segera mendapatkan kejelasan melalui mekanisme yang berlaku.(Mj@19)

Pos terkait