KRIMSUS86.COM – Indramayu, Jawa Barat — Kamis, 18 Desember 2025,Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyiapkan bantuan sebesar Rp10 juta per orang bagi warga yang tinggal di bantaran sungai Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, sebagai bentuk dukungan relokasi sementara dalam rangka pembangunan tanggul sungai dan penanganan banjir rob.
Bantuan tersebut diberikan karena bantaran sungai yang selama ini ditempati warga akan digunakan untuk normalisasi sungai oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Proses relokasi menjadi syarat utama agar proyek pembangunan tanggul dapat segera dilaksanakan.
“Ini sungai sebentar lagi akan dinormalisasi oleh BBWS. Sekarang warganya dikasih uang untuk pindah dulu, nilainya Rp10 juta,” ujar Dedi Mulyadi saat memberikan keterangan di Aula Kantor Kecamatan Kandanghaur, Kamis (18/12/2025).
Menurut Dedi, wilayah Eretan telah mengalami banjir rob selama puluhan tahun, dan kondisinya kini semakin parah karena air tidak hanya berasal dari laut, tetapi juga dari luapan sungai. Pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan tembok laut dan tanggul sungai, namun pelaksanaannya terkendala oleh masih adanya bangunan warga di bantaran sungai.
“Kalau mau bangun tanggul, bantaran sungainya harus kosong,” tegasnya.
Dedi menjelaskan, bantuan Rp10 juta tersebut bersifat relokasi sementara, yang dapat digunakan untuk kebutuhan pindah, termasuk biaya sewa rumah. Total terdapat 207 warga yang akan menerima bantuan tersebut.
Ke depan, Gubernur Jawa Barat meminta Bupati Indramayu untuk segera menyiapkan lahan pembangunan kampung nelayan sebagai hunian permanen bagi warga yang direlokasi. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga akan turut membantu pembangunan rumah bagi warga terdampak.
“Biar sungainya mengalir, rakyatnya tidak bikin watir. Watir itu menyedihkan. Nanti kita bangun kampung nelayan yang bersih,” ucapnya.
Gubernur Dedi Mulyadi juga mengingatkan agar bantuan yang diberikan tidak digunakan untuk keperluan lain di luar relokasi.
“Ingat, uang ini buat pindah. Yang penting sekarang tidak kebanjiran. Kalau bisa numpang dulu di rumah saudara, uangnya bisa disimpan untuk persiapan bangun rumah,” tutupnya.
Liputan langsung: Aula Kecamatan Kandanghaur
Reporter: Wardono Hs, S.E
Korwil Jawa Barat






