Polri Berangkatkan Ratusan Personel dan Bantuan Logistik Kemanusiaan ke Wilayah Terdampak Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

KRIMSUS86.COM – JAKARTA Kamis 18 Desember  2025 — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menegaskan komitmen dan kehadirannya sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana alam nasional dengan memberangkatkan ratusan personel beserta bantuan logistik kemanusiaan ke wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Pemberangkatan personel dan perlengkapan bantuan tersebut dilaksanakan dari Dermaga 106 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Selasa malam, 16 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Aman Nusa II, yaitu operasi kepolisian terpusat yang dirancang khusus untuk merespons bencana alam secara cepat, terkoordinasi, terpadu, dan berkelanjutan.

Berita Lainnya

Operasi Aman Nusa II bertujuan untuk mempercepat penanganan darurat bencana, membantu proses evakuasi korban, mendukung distribusi bantuan logistik, serta memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah terdampak.

Dalam misi kemanusiaan ini, Polri mengerahkan 237 personel, yang terdiri dari:

226 personel Korps Brigade Mobil (Brimob)

2 perwira pendamping

4 personel pengemudi ambulans

5 personel Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud)

Seluruh personel yang diberangkatkan merupakan personel terlatih dan berpengalaman dalam penanganan situasi darurat dan kebencanaan, sehingga diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan responsif di lapangan.

Selain pengerahan personel, Polri juga mengirimkan 75 unit kendaraan dan sarana pendukung operasional, meliputi ambulans, kendaraan angkut logistik, dapur lapangan, sepeda motor trail untuk menjangkau wilayah terpencil, serta perahu amfibi (swamp boat) yang dirancang khusus untuk beroperasi di medan tergenang air dan sulit diakses.

Sarana dan prasarana tersebut dipersiapkan guna memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat terdampak secara cepat dan tepat sasaran, khususnya di wilayah yang akses jalannya terputus akibat bencana.

Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri), Komjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si., menegaskan bahwa pengerahan personel dan bantuan logistik ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Ini bukan operasi satu malam. Polri akan terus mengawal upaya pemulihan secara berkelanjutan hingga masyarakat dapat bangkit kembali dan menjalani kehidupan secara normal,” ujar Komjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Polri akan terus bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta seluruh unsur terkait lainnya untuk memastikan penanganan bencana berjalan secara efektif, efisien, dan terkoordinasi. Sinergitas lintas sektor ini dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat proses evakuasi, distribusi bantuan, serta pemulihan infrastruktur dan kehidupan sosial masyarakat.

Melalui Operasi Aman Nusa II, Polri menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam menjalankan misi-misi kemanusiaan. Langkah ini mencerminkan nilai-nilai pengabdian Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana alam.

Polri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendoakan keselamatan para personel yang bertugas serta mendukung upaya penanganan bencana, agar proses pemulihan di wilayah terdampak dapat berjalan dengan lancar, aman, dan membawa harapan baru bagi masyarakat.

(HUMAS MEDIA DPP FRIC)

 

 

Pos terkait