KRIMSUS86.COM – Indramayu, Jawa Barat – Rabu, 17 Desember 2025
Warga Desa Cilandak Lor, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengambang di saluran irigasi pada Rabu (17/12/2025). Setelah dilakukan identifikasi oleh pihak kepolisian, korban diketahui merupakan korban kecelakaan lalu lintas tunggal.
Kapolsek Anjatan, AKP H. Rasita, menjelaskan bahwa korban diduga mengalami kecelakaan sebelum akhirnya tercebur ke saluran irigasi yang berada di pinggir jalan raya Desa Cilandak Lor.
“Korban mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal dan kemudian tercebur ke saluran irigasi,” ujar AKP H. Rasita saat dikonfirmasi, Senin (15/12/2025).
Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 06.00 WIB, ketika warga menemukan sebuah sepeda motor yang tercebur ke saluran irigasi tanpa pengendaranya. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Petugas piket Polsek Anjatan yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil pengecekan, sepeda motor yang ditemukan diketahui berjenis Honda Beat dengan nomor polisi E 5132 QAC.
“Pada awalnya hanya ditemukan sepeda motor, sementara pengendaranya belum diketahui keberadaannya,” jelas Kapolsek.
Warga setempat kemudian berinisiatif menutup aliran air irigasi. Sekitar pukul 10.30 WIB, saat debit air mulai surut, warga kembali menemukan sesosok mayat laki-laki dalam kondisi telungkup mengambang di saluran irigasi.
Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada pemerintah desa dan pihak kepolisian. Selanjutnya, Polsek Anjatan berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Indramayu serta Puskesmas Anjatan untuk melakukan proses evakuasi dan pemeriksaan awal.
“Hasil pemeriksaan luar menunjukkan adanya luka lecet dan lebam di bagian pelipis korban yang diduga akibat benturan saat kecelakaan,” ungkap AKP H. Rasita.
Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Sentot Patrol. Pihak keluarga yang datang ke rumah sakit memastikan identitas korban bernama Tasidi. Keluarga korban menyatakan menolak dilakukan autopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.
“Pihak keluarga telah membuat pernyataan dan menerima kejadian ini sebagai takdir dari Yang Maha Kuasa,” pungkas Kapolsek Anjatan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur yang berdekatan dengan saluran irigasi atau kondisi jalan yang rawan kecelakaan.
Sumber : Humas Polsek Anjatan
Polres Indramayu
Pewarta : Wardono HS, S.E
Korwil Jawa Barat – Krimsus86.com






