Banjir Rob Kembali Rendam Wilayah Pesisir Eretan, Ribuan Rumah Terdampak

Krimsus86.com – Indramayu,Sabtu 6 Desember 2025 Wilayah pesisir Eretan di Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, kembali diterjang banjir rob pada Sabtu (6/12/2025). Ketinggian air di sejumlah titik mencapai lebih dari 1 meter sehingga ribuan rumah terdampak dan aktivitas masyarakat terganggu.

Di Desa Eretan Kulon, ketinggian air setara banjir rob yang terjadi pada Kamis (4/12). Air merendam permukiman hingga setinggi dada orang dewasa. Kondisi lebih parah terjadi di Desa Eretan Wetan, di mana genangan air meningkat dibanding kejadian sebelumnya.

Berita Lainnya

Koordinator Lapangan Tagana Indramayu, Waminudin, menyampaikan bahwa banjir rob kali ini diperparah oleh kiriman air dari hulu yang menyebabkan sungai di dua desa tersebut meluap, bersamaan dengan kondisi air laut yang sedang pasang.

“Hampir sama parahnya dengan rob hari Kamis. Kemarin Jumat airnya kecil, sekitar 50 sentimeter. Sekarang tinggi lagi,” ujar Waminudin.

“Yang dekat sungai airnya coklat butek, sedangkan yang dekat laut hijau bening,” tambahnya.

Ribuan rumah warga ikut terendam. Aktivitas ekonomi di kawasan pesisir tetap berlangsung meski dalam kondisi banjir. Di area KUD Mina Bahari Eretan Kulon, bongkar muat ikan tetap dilakukan, dan para pedagang tetap berjualan dalam kondisi basah.

Proses pendidikan juga turut terdampak. Sejumlah ruang kelas terendam hingga 30 sentimeter sehingga siswa terpaksa dipulangkan lebih awal.

“Air sudah masuk ke dalam kelas, jadi kegiatan belajar mengajar tidak dapat dilanjutkan,” kata Waminudin.

Sebagai langkah tanggap darurat, Kampung Siaga Bencana mendirikan tenda darurat di Balai Desa Eretan Kulon. Tagana Indramayu juga tetap siaga memantau perkembangan banjir rob di lapangan.

“Mudah-mudahan besok tidak setinggi ini lagi. Kasihan masyarakat,” harap Waminudin.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indramayu merilis peringatan dini cuaca ekstrem. Pada 6 Desember, masyarakat diminta siaga menghadapi potensi hujan lebat hingga sangat lebat. Untuk 7 Desember, warga diminta meningkatkan kewaspadaan karena diprediksi terjadi hujan sangat lebat hingga ekstrem di beberapa wilayah.

Kepala Pelaksana BPBD Indramayu, Dadang Oce Iskandar, mengimbau warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, memangkas ranting pohon lapuk, serta meminta nelayan kapal kecil tidak melaut apabila kecepatan angin melebihi 15 knot dan gelombang di atas 1,25 meter.

“Kesiapsiagaan semua pihak, termasuk warga, sangat penting menghadapi potensi ancaman cuaca ekstrem,” tegas Oce.

Sumber: BPBD Indramayu

Pewarta: Hs. S.E / Korwil prov.jabar

Editor :MediaKrimsus86.com

 

Pos terkait