Pencarian Dua Mahasiswa Polindra yang Tenggelam di Sungai Cimanuk Masih Nihil

Krimsus86.com – Indramayu, Jawa Barat — Minggu, 9 November 2025.Upaya pencarian terhadap dua mahasiswa Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) yang tenggelam saat kegiatan rafting di Sungai Cimanuk, kawasan Bendungan Karet Bangkir, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, masih belum membuahkan hasil hingga hari pertama pencarian, Sabtu (8/11/2025).
Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Pos SAR Cirebon, Satpolairud Polres Indramayu, BPBD, Tagana, serta unsur relawan lainnya terus melakukan pencarian sejak laporan pertama diterima pada siang hari.
Komandan Tim Basarnas Pos SAR Cirebon, Eddy Sukamto, menjelaskan bahwa derasnya arus Sungai Cimanuk menjadi kendala utama dalam proses pencarian hari pertama.
“Seperti kita lihat, arus di Sungai Cimanuk saat ini cukup deras. Kami telah berkoordinasi dengan pihak bendungan untuk mempertimbangkan pengurangan debit air agar pencarian lebih efektif,” ungkap Eddy di lokasi kejadian.
Selain itu, Basarnas bersama unsur SAR lainnya juga terus berkoordinasi untuk menyusun strategi pencarian lanjutan.
Eddy menuturkan, laporan awal diterima sekitar pukul 12.30 WIB, di mana disebutkan terdapat tujuh mahasiswa anggota Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Polindra yang terlibat dalam kegiatan rafting menggunakan perahu karet.
Peristiwa bermula saat rombongan berangkat dari Desa Legok, namun saat melintasi Bendungan Karet Bangkir, perahu yang mereka tumpangi terjebak dalam pusaran air. Akibatnya, lima mahasiswa terlempar ke sungai, sedangkan dua lainnya masih bertahan di atas perahu.
Dari lima mahasiswa yang sempat terjatuh ke sungai, tiga berhasil diselamatkan oleh warga sekitar dan petugas bendungan, sementara dua lainnya masih dalam pencarian.
Korban yang berhasil selamat diketahui bernama Gelar, Heliyah, Nonik, Mus Ali, dan Fatir.
Sementara dua korban yang masih hilang adalah Agung dan Muhammad Lana Wiratno.
“Sampai saat ini kami masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap dua korban yang belum ditemukan,” tutur Eddy.
Pihak Basarnas bersama tim gabungan akan melanjutkan operasi pencarian dengan memperluas area penyisiran di sepanjang aliran Sungai Cimanuk pada hari kedua.
Sumber: Sekitar lokasi kejadian (TKP)
Pewarta: Wardono HS
Editor: Krimsus86.com






