Warga Eretan Wetan Gelar Aksi, Pemerintah Janjikan Solusi Permanen Atasi Banjir Rob
Indramayu, 7 November 2025 — Warga Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, menggelar aksi demonstrasi di Jalur Pantura pada Jumat (7/11/2025). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk desakan agar pemerintah segera menuntaskan persoalan banjir rob yang kerap melanda wilayah mereka.
Camat Kandanghaur, Rusyad Nurdin, yang hadir di lokasi aksi menyampaikan bahwa pemerintah daerah memahami keresahan masyarakat dan telah menindaklanjuti aspirasi warga terkait pembangunan tanggul sebagai solusi permanen penanganan rob.
“Pemerintah tidak tinggal diam. Kami sudah menindaklanjuti usulan warga. Hanya saja, pembangunan infrastruktur seperti tanggul memerlukan pemenuhan sejumlah syarat administratif, salah satunya status kepemilikan tanah. Ini yang sedang kita selesaikan bersama warga,” jelas Rusyad.
Menurut Rusyad, usulan pembangunan tanggul telah diterima oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, sejak audiensi dengan perwakilan warga pada Juni 2025 lalu. Sejak saat itu, pemerintah daerah mulai mengurus legalitas lahan dan menyiapkan rencana perbaikan akses jalan menuju lokasi pembangunan.
Beberapa dinas terlibat dalam proses tersebut, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu.
Dinas PUPR bahkan telah menyusun Detail Engineering Design (DED) untuk pembangunan tanggul sepanjang sekitar satu kilometer, yang direncanakan mulai dikerjakan pada Desember 2025 atau Januari 2026.
“Semuanya sudah berproses sesuai kemampuan daerah. Panjang tanggul yang akan dibangun sekitar satu kilometer,” tambah Rusyad.
Sementara itu, Sekretaris Dinas PUPR Indramayu, Maulana Malik, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mempercepat langkah-langkah penanganan di lapangan. Sebagai upaya darurat, Dinas PUPR telah menurunkan excavator amphibi untuk memperkuat tanggul sementara agar dampak rob tidak semakin parah.
“Hari ini kami turunkan excavator amphibi yang akan siaga di lokasi. Pengerjaan sementara kami sesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan warga,” ujar Maulana.
Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap langkah ini dapat menjadi awal dari penyelesaian menyeluruh terhadap permasalahan banjir rob yang sudah lama dikeluhkan masyarakat pesisir Eretan Wetan.
Sumber: Krimsus86.com – Pewarta: Wardono
Redaksi: Krimsus86.com Jawa Barat






