UNJUK RASA GURU MADRASAH SWASTA DI JAKARTA DIWARNAI HARAPAN “PEMERINTAH BISA ADIL”
Krimsus86.com – Garut, 30 Oktober 2025 Gelombang aspirasi dari para pendidik madrasah swasta kembali menggema di bawah himpunan organisasi Aliansi Guru Swasta Kemenag, yang terdiri dari PGIN, PGMM, dan sejumlah organisasi pendidikan lainnya, ribuan guru honorer di madrasah swasta menggelar aksi damai besar-besaran sekedar menuntut keadilan.
Aksi damai tersebut digelar di dua titik yaitu Gedung DPR RI yang terfokus ke komisi VIII dan dilanjutkan ke Istana Negara Jakarta sebagai wujud aksi moral kepada pemerintah supaya mendengar langsung jeritan para pendidik honorer madrasah swasta. Para guru honorer madrasah swasta merasa selama ini mereka berada di bagian terbelakang padahal sama sama mewujudkan danencerdaskan anak bangsa. Dalam hal kesejahteraan dan pengakuan status, guru-guru madrasah swasta ini sangat jauh berbeda dengan guru-guru yang ada di bawah naungan dikdasmen yg tergolong P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) yang telah menikmati gaji yang layak serta tunjangan yang memadai, ribuan guru madrasah swasta masih hidup dalam bayang-bayang ketimpangan dan ketidakadilan dari pemerintah.
Salah seorang guru Irpan Saepuloh dari madrasah di Kabupaten Garut sebagai peserta aksi mengungkapkan bawah Kondisi ini menjadi pemicu utama munculnya Gerakan Guru Bersatu 30 Oktober 2025, sebuah wadah perjuangan moral untuk menuntut keadilan dan kesejahteraan yang sama tanpa ada diskriminasi antara guru negeri, P3K, dan guru swasta di bawah Kementerian Agama.
“Aksi G30 Oktober ini dipicu dari ketidakadilan pemerintah terhadap guru guru di madrasah swasta yang tidak diberi kesempatan untuk ikut seleksi P3K” Tandas Irpan
Dalam aksi ini, ribuan guru mendatangi Gedung DPR RI di Senayan, menyampaikan langsung aspirasi mereka kepada Komisi VIII DPR RI yang selama ini menjadi mitra kerja Kementerian Agama. Dari sana, massa akan melanjutkan langkah menuju Istana Negara, meminta Presiden agar membuka ruang dialog terbuka bagi para guru madrasah swasta.
Aksi damai tersebut menjadi harapan bagi para guru di madrasah swasta, semoga pemerintah bisa adil terhadap nasib mereka yang sama sama mencerdaskan anak bangsa.
Ajang






