NGAMUMULE SENI BUDAYA SUNDA “LINGKUNG SENI TRILOKA WANOJA” SUKARESMI GARUT BANGKIT….
Krimsus86.com – Garut, 29 September 2025 Seiring perkembangan zaman, Seni budaya daerah sudah hampir punah keberadaannya, padahal seni budaya merupakan warisan leluhur yang estetik, di Daerah Jawa Barat atau yang biasa kita kenal Suku Sunda, kesenian merupakan budaya yang bernilai tinggi, selain untuk hiburan Seni budaya juga sebagai penunjuk jati diri daerah. Banyak sekali Seni budaya yang berasal dari daerah Jawa Barat seperti tari Jaipong, tari Merak, dan tari Topeng; alat musik seperti Angklung, Suling, dan Calung; pertunjukan Wayang Golek; kesenian Sisingaan; serta lagu daerah seperti Bubuy Bulan dan Es Lilin dll.
Peraturan Daerah Kabupaten Garut Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Cagar Budaya yang mengatur pelindungan dan pengembangan warisan budaya termasuk yang berkaitan dengan seni dan budaya Sunda, ini menjadi dasar pengembangan Seni budaya di Garut Jawa Barat. Dalam hal ini, Lingkung Seni “TRILOKA WANOJA” Dibawah binaan Yayasan Aisyatin Nadya Perdana, Yang beralamatkan di Kp. Tanjung Luhur 005/004, Ds. Mekarjaya, Kec. Sukaresmi, Kab. Garut Jawa Barat menjadi bagian dari pengembangan Seni Budaya Sunda, yang mengelola Seni Musik Calung, Degung, Pencak Silat, dll.
Seni musik calung yg keberadaannya hampir punah ini, dikembangkan kembali oleh Grup Lingkung Seni TRILOKA WANOJA. Latihan terus dilakukan, pagelaran ditampilkan, ini bukti bahwa lingkung Seni TRILOKA WANOJA ini benar benar mengembangkan Seni budaya Sunda.
Salah seorang pengurus lingkung Seni TRILOKA WANOJA Ujang Cahyadi mengatakan, grup lingkung Seni TRILOKA WANOJA ini keberadaannya sudah lama, nampung sempat pakem, tapi sekarang dikembangkan lagi dengan pemain yang baru.
“Ya, lingkung Seni TRILOKA WANOJA sempat pakem, namun sekarang dikembangkan lagi dengan pemain yg baru” Tandas Ujang.
Ujang pun berharap dari pemerintah khususnya dinas terkait ditingkat kabupaten, provinsi maupun nasional ada perhatian khusus terhadap lingkung Seni yang kembangkan ini. Baik secara moril maupun materil.
” Kami berharap ada perhatian dari pemerintah baik secara materi maupun moril, seperti pengadaan alat alat keseniannya” Tandas Ujang.
Lingkung Seni TRILOKA WANOJA ini juga diajarkan kesenian kepada siswa-siswi dari SDIT Aisyatin melalui musik Calung, pencak silat, degung dll. Terlihat para siswa pun sangat antusias belajar Seni Sunda.
(Ajang)






