Puluhan Hektar Sawah di Palasa Tak Produktif Akibat Irigasi Macet, Pemda Dinilai Gagal Perhatikan Petani

PARIMO KRIMSUS86.COM – Puluhan hektar lahan persawahan di Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, dilaporkan tidak produktif akibat saluran irigasi yang mengalami kemacetan selama kurang lebih delapan tahun terakhir.

Kondisi tersebut menyebabkan para petani tidak dapat menggarap sawah mereka sebagaimana mestinya. Akibatnya, banyak lahan pertanian terbengkalai dan aktivitas pertanian masyarakat mengalami penurunan drastis.

Berita Lainnya

Masyarakat Palasa mengaku kecewa terhadap kurangnya perhatian pemerintah daerah dalam menangani persoalan irigasi yang dinilai sangat vital bagi keberlangsungan sektor pertanian di wilayah tersebut. Warga berharap Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong segera turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi nyata yang dialami para petani.

“Sudah sekitar delapan tahun sawah tidak bisa digarap karena air irigasi macet. Petani jadi menganggur dan kehilangan sumber penghasilan,” ungkap salah seorang warga Palasa, Jumat (15/05/2026).

Warga menilai lambannya penanganan persoalan irigasi menunjukkan lemahnya perhatian terhadap nasib petani. Padahal, sektor pertanian merupakan salah satu penopang utama ekonomi masyarakat di Kecamatan Palasa.

Selain berdampak pada menurunnya hasil pertanian, kondisi ini juga dikhawatirkan memicu persoalan sosial dan ekonomi di tengah masyarakat akibat hilangnya mata pencaharian petani selama bertahun-tahun.

Masyarakat mendesak pemerintah daerah maupun instansi terkait agar segera melakukan perbaikan saluran irigasi dan menghadirkan solusi nyata demi mengembalikan produktivitas lahan pertanian di Palasa.

Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat masih menunggu langkah konkret dari pemerintah daerah terkait penanganan irigasi yang menjadi keluhan utama para petani di wilayah tersebut.(Kiman//red)

Pos terkait