Jembatan Merah Putih Presisi: Polres Tapteng Tuntaskan Renovasi Jembatan di Desa Satahi Nauli

Krimsus86.com Tapanuli Tengah, Krimsus86.com — Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung keselamatan dan kesejahteraan masyarakat melalui program Jembatan Merah Putih Presisi. Kali ini, Polres Tapteng berhasil menuntaskan renovasi jembatan rusak di Dusun III Aek Badan, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, pada Rabu (6/5/2026).

Jembatan sepanjang 19 meter dengan lebar 4,5 meter tersebut merupakan akses vital dan satu-satunya jalur penghubung bagi masyarakat setempat, khususnya warga Dusun III Aek Badan dan pemukiman Buluhukum Transmigrasi SP III.

Berita Lainnya

Sebelum dilakukan renovasi, kondisi jembatan dinilai sangat memprihatinkan. Struktur kayu yang mulai lapuk dan banyaknya lubang pada badan jembatan membahayakan keselamatan warga yang melintas, baik pejalan kaki maupun kendaraan roda dua dan roda empat.

Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Muhammad Alan Haikel, S.K.M., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Kolang AKP I.E. Simatupang, S.H., menyampaikan bahwa renovasi tersebut merupakan hasil sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat.

“Sinergi antara Polres Tapanuli Tengah, Polsek Kolang, Pemerintah Desa yang diwakili Kepala Dusun Bapak Jalotua Purba, serta partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci percepatan renovasi jembatan ini,” ujar AKP I.E. Simatupang di lokasi kegiatan.

Pengerjaan renovasi dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai pada pukul 16.30 WIB. Perbaikan meliputi penguatan struktur penyangga jembatan serta pembaruan badan jembatan yang sebelumnya berlubang dan rawan dilalui.

Dengan rampungnya renovasi tersebut, akses transportasi masyarakat kini kembali normal dan lebih aman digunakan. Kehadiran jembatan yang layak dinilai sangat membantu aktivitas warga, termasuk mobilitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial di wilayah pedesaan.

Kapolsek Kolang juga memastikan bahwa selama proses pengerjaan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian di lapangan tidak hanya mengawal kegiatan renovasi, tetapi juga menjadi bentuk nyata pelayanan Polri kepada masyarakat.

Program Jembatan Merah Putih Presisi sendiri merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung pembangunan infrastruktur berbasis kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah terpencil dan pelosok desa.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Tapanuli Tengah berharap kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam membantu mengatasi persoalan sosial dan infrastruktur di lingkungan warga.

(Arzaq Khair / Red)

Pos terkait