Krimsus86.com-kalsel — Seorang Bhabinkamtibmas ditembak oleh petugas saat penggerebekan kasus narkoba karena diduga terlibat penyalahgunaan narkoba.
Oknum anggota Polres Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, berinisial MD, ditembak petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalsel dalam sebuah penggerebekan kasus narkoba di Barabai, Selasa (29/4/2025).
MD yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Polsek Limpasu mencoba kabur saat petugas gabungan dari BNNP Kalsel dan Polda Kalsel menggerebek sebuah rumah makan.
Karena tak mengindahkan peringatan, petugas akhirnya melumpuhkan MD dengan tembakan.
Setelah tertembak, MD sempat dirawat di rumah sakit setempat. Namun karena lukanya cukup serius, ia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Polres HST Benarkan dan Dukung Penindakan
Kepala Sub Seksi Humas Polres HST, Aiptu M. Husaini, membenarkan bahwa MD merupakan anggota aktif Polres HST dan terlibat dalam perkara peredaran narkoba.
“Perkara ini melibatkan anggota kami yang berdinas di Polsek Limpasu, dan kami mendukung penuh upaya pemberantasan narkoba, khususnya di wilayah hukum Polres HST,” kata Husaini, Selasa malam.
Walau MD merupakan anggota Polres HST, penanganan hukumnya akan tetap dilakukan oleh BNNP Kalsel karena penindakan dilakukan dalam skala provinsi.
Terancam PTDH
Husaini juga memastikan bahwa secara internal, MD akan dikenakan proses hukum dan etik, termasuk melalui Sidang Komisi Kode Etik (KKE) Polri.
“Anggota yang terlibat tindak pidana narkoba akan diproses sesuai hukum yang berlaku, termasuk kemungkinan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH),” pungkas Husaini.
Saat ini MD masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Banjarmasin dalam pengawalan ketat petugas. BNNP Kalsel terus mendalami jaringan narkoba yang melibatkan oknum tersebut.
(Ef/Krimsus86.com)






