Krimsus86.com-Bandung Barat ,Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menegaskan komitmennya untuk memberikan perhatian penuh terhadap seorang anak penyandang disabilitas asal Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, yang belakangan menjadi sorotan publik.
Anak tersebut, Muhammad Rizki (11), diketahui memiliki keterbatasan mental dan tunawicara. Namanya ramai diperbincangkan setelah video yang memperlihatkan dirinya mengonsumsi rumput beredar luas di media sosial.
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, mengatakan kebiasaan tersebut bukan hal baru. Berdasarkan penuturan keluarga, perilaku itu sudah berlangsung cukup lama.
“Saya sudah berbincang langsung dengan pihak keluarga. Kebiasaan makan rumput ini sudah terjadi sejak sekitar tujuh tahun lalu,” ujar Jeje saat mengunjungi kediaman Rizki, Rabu (29/4/2026).
Ia menegaskan, kondisi tersebut tidak berkaitan dengan faktor ekonomi. Menurutnya, Rizki memang memiliki kecenderungan sejak kecil untuk menolak makanan seperti nasi.
“Bukan karena tidak mampu. Keluarganya tetap memberikan makanan seperti biasa, dan kondisi tempat tinggalnya juga layak,” jelasnya.
Jeje memastikan Pemkab tidak tinggal diam. Sebagai langkah tindak lanjut, pihaknya akan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan pendampingan.
Di antaranya Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat untuk pemeriksaan medis dan terapi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung Barat untuk memastikan administrasi kependudukan, serta Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat untuk pendampingan sosial dan psikologis.
Pemkab KBB juga akan menggandeng psikolog anak dan ahli gizi untuk menangani kasus Rizki secara komprehensif. Jeje mengimbau masyarakat tidak menyebarkan video tersebut secara berlebihan dan menyerahkan penanganan kepada pemerintah.
(Jeri/bandung raya )






