Mahasiswa Unika ST Medan Tenggelam di Air Terjun Situmurun Tak Ditemukan, Pencarian Dilakukan Esok Hari

Krimsus86.com, TOBA – Seorang Mahasiswa semester 2 UNIKA ST Medan Fakultas Filsapat Siantar tenggelam di Air terjun Situmurun Kecamatan Lumbanjulu Kabupateb Toba Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (11/4/2026) sekira pukul 13.45 Wib

Korban bernama Cristoper Rustam Muda Dua (21), Katolik, Mahasiwa, Warga Batam itu belum ditemukan meski Tim SAR sudah melakukan pencarian

Berita Lainnya

Kapolres Toba AKBP V.J Parapaga, S.I.K, melalui Plt Kasi Humas Ipda Khairuddin membenarkan kejadian itu.

Ia menuturkan, kejadian itu berawal Pada Hari Sabtu tanggal 11 April 2026, sekira pukul 12.00 Wib, rombongan Mahasiswa semester 2 UNIKA ST.Medan Fakultas Filsapat Siantar berekreasi ke Air Terjun Situmurun sebanyak 60 Orang bersama 1 Pendamping a.n Romo R.D Ngadiono dengan menggunakan Kapal Penumpang KM. Sibole-Bole 01 Silima Lombu

Setibanya di lokasi, rombongan mahasiswa itu langsung berenang-berenang di Seputaran Jatuhan Air Terjun Situmurun

Sekira 20 Menit berenang-berenang di air terjun situmurun korban terlihat tertinggal dengan kawan-kawannya dimana korban sempat mengatakan kakinya keram dan kawan lainnya mengatakan korban keram

“Mendengar hal itu, Mario Wira Surbakti (21) dan 2 orang lainnya yaitu Patulosa Ndururu (21) dan Julhendro Gultom (21) langsung cepat mengambil pelampung dari kapal dan berenang menghampiri korban namun korban tidak terlihat lagi. Setelah dilakukan Pencarian Korban belum ditemukan,” Katanya

Mendapati informasi tersebut, Polsek Lumbanjulu dan Basarnas Ajibata tiba di lokasi Air Terjun Situmurun dan langsung melakukan penyisiran permukaan air danau

Lalu Basarnas melakukan Penyelaman ke Permukaan air Danau namun korban belum ditemukan, ujar Ipda Khairuddin

Kemudian Tim Basarnas melakukan Briefing dan mengatakan kendala air danau yang keruh yang membuat jarak pengelihatan yang sangat terbatas di dasar air.

Pada pukul 15.40 Wib, Team Penyelam Basarnas kembali melakukan Penyelaman untuk pencarian korban namun korban masih belum ditemukan

Hingga berita ini dirilis, tim Basarnas bersama warga masih terus melakukan penyisiran di lokasi kejadian dengan harapan korban dapat ditemukan

Ipda Khairuddin menjelaskan bahwa Korban dan rekan-rekannya Rekreasi ke Air Terjun Situmurun setelah selesai Mengikuti Rekoleksi Frater di Silima Lombu Samosir.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi bahwa korban kecapean dan Keram pada saat berenang, ungkapnya

Polres Toba juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berwisata ke lokasi air terjun atau sungai yang memiliki arus kuat.

“Kami mengimbau para pengunjung agar tidak mandi terlalu ke tengah dan selalu memperhatikan kondisi sekitar demi keselamatan bersama,” tambahnya.

“Keselamatan paling penting. Artinya kalau pun berwisata tentu harus tetap berhati-hati. Semisal kalau belum terlalu bisa berenang, mari gunakan pelampung,” tutupnya.

Pencarian korban akan di Lanjutkan besok Pagi pada Hari Minggu tanggal 12 April 2026 sekira pukul 08.00 Wib.

( Arzaq Khair ).

Pos terkait