Krimsus86.com Banggai Laut, 11 April 2026 — Proyek pembangunan jalan rabat di Kelurahan Dodung diduga mengalami kegagalan konstruksi. Pasalnya, jalan yang belum lama selesai dikerjakan tersebut kini telah mengalami kerusakan cukup parah di sejumlah titik.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, kondisi jalan rabat terlihat retak, permukaan beton mulai terkelupas, bahkan di beberapa bagian tampak hancur. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait kualitas pekerjaan proyek tersebut.
Dari hasil pengamatan sementara, pekerjaan diduga tidak memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan. Komposisi material seperti pasir, kerikil, dan semen disinyalir tidak sesuai dengan spesifikasi, yang berpotensi menjadi penyebab utama kerusakan dini pada jalan tersebut.
Selain itu, selama proses pengerjaan, pihak kontraktor diduga tidak melakukan pengawasan secara maksimal. Minimnya pengawasan teknis di lapangan menyebabkan pekerjaan berjalan tanpa kontrol kualitas yang memadai.
Sejumlah warga setempat mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. Mereka menilai pembangunan jalan yang seharusnya mendukung aktivitas masyarakat justru tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Kami sangat kecewa, karena baru beberapa waktu dikerjakan, jalan sudah rusak. Seharusnya kualitasnya diperhatikan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan evaluasi serta pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek tersebut. Apabila ditemukan adanya kelalaian atau pelanggaran, warga meminta agar pihak kontraktor diberikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga rilis ini diterbitkan, pihak kontraktor maupun instansi teknis terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kegagalan proyek jalan rabat tersebut.(Susanto)






