Krimsus86.com, Kota Cane — Proyek rehabilitasi dan renovasi Madrasah PHTC di MIN 1 Aceh Tenggara yang berlokasi di Kota Cane dilaporkan terancam mengalami keterlambatan penyelesaian. Proyek tersebut dikerjakan oleh PT. Barindo Prima Agung.
Berdasarkan keterangan dari kepala tukang proyek di lapangan, keterlambatan terjadi akibat kekurangan material bangunan yang hingga saat ini belum terpenuhi.
“Proyek ini seharusnya sudah selesai, namun karena kekurangan material, pekerjaan belum dapat kami tuntaskan,” ujar kepala tukang proyek.
Adapun ruang lingkup pekerjaan meliputi pembangunan dua ruang kelas baru serta rehabilitasi ringan satu ruang kelas enam. Namun, kendala pasokan material menyebabkan progres pekerjaan tidak berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Konsultan pengawas proyek menyampaikan bahwa pihaknya telah dua kali melayangkan surat kepada kontraktor terkait keterlambatan dan kekurangan material tersebut. Namun, hingga saat ini belum terdapat tindak lanjut yang signifikan.
“Kami sudah menyurati pihak kontraktor sebanyak dua kali, namun belum ada respons yang menunjukkan percepatan penyelesaian,” ungkap perwakilan konsultan pengawas.
Keterlambatan ini menimbulkan kekhawatiran dari berbagai pihak, termasuk orang tua siswa dan pihak sekolah. Masyarakat berharap agar proyek segera diselesaikan demi menunjang kenyamanan dan kelancaran proses belajar mengajar.
“Kami ingin anak-anak kami dapat belajar di sekolah yang layak dan nyaman,” ujar salah seorang wali murid.
Pihak sekolah juga menyampaikan harapan agar kontraktor segera mengatasi kendala yang ada sehingga proyek dapat diselesaikan sesuai komitmen awal.
“Kami berharap pekerjaan ini segera rampung agar proses belajar mengajar tidak terganggu dan siswa dapat belajar dengan lebih nyaman,” ujar Kepala Sekolah.
Seluruh pihak diharapkan dapat berkoordinasi secara optimal guna memastikan penyelesaian proyek berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat maksimal bagi dunia pendidikan di Kota Cane.
Penulis: TOMI PASLA
Editor: Team krimsus86.com






