Program MBG di SDN 2 Tracap Wonosobo Diduga Tidak Sesuai Standar BGN, Pengawasan Korlap Dipertanyakan

Krimsus86.com Wonosobo, 14 Februari 2026 – Tim Investigasi KJN (56 Media Nasional) melaporkan adanya dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 2 Tracap, Desa Tracap, Kabupaten Wonosobo. Program MBG yang dikelola oleh SPPG di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional (BGN) bertujuan mendukung program pemerintah pusat dalam menyediakan asupan gizi bagi siswa, namun pengawasan di lapangan diduga kurang efektif.

Berdasarkan investigasi Tim KJN pada tanggal 13 Februari 2026, menu MBG yang diterima siswa dan dewan guru, baik untuk makanan basah maupun kering, tidak sepenuhnya sesuai dengan standar yang ditetapkan BGN. Menu kering untuk hari Sabtu diterima sekolah sehari sebelumnya dan dititipkan di sekolah sejak Jumat siang pukul 10.15 WIB, menimbulkan pertanyaan terkait kepatuhan SOP distribusi MBG.

Berita Lainnya

Menurut Santika Mahda, Koordinator Lapangan Kabupaten, setiap porsi MBG harus memenuhi kriteria harga minimum: Rp8.000 untuk porsi kecil (kelas 3 SD ke bawah) dan Rp10.000 untuk porsi besar (kelas 4 SD ke atas). Pelanggaran ketentuan ini dapat dikenai sanksi, mulai dari sanksi ringan hingga nonaktif bagi pihak SPPG yang terbukti melanggar.

Kepala SDN 2 Tracap menyampaikan apresiasi terhadap program MBG yang bertujuan mengurangi kebiasaan jajan dan meningkatkan gizi siswa, namun menekankan bahwa pengawasan yang kurang memadai mengurangi efektivitas program. Ia menambahkan bahwa insentif sekolah untuk membantu distribusi MBG diberikan melalui rekening sekali atau dua minggu sekali, namun pihak sekolah baru menerima satu kali, sehingga menimbulkan kendala operasional.

Investigasi Tim KJN menyoroti bahwa lemahnya pengawasan dari korlap kecamatan maupun kabupaten berpotensi menimbulkan penyimpangan dalam pelaksanaan MBG, termasuk ketidaksesuaian menu dan porsi. Program MBG, meski baik tujuannya, membutuhkan kontrol ketat agar manfaatnya benar-benar dirasakan siswa sesuai harapan pemerintah dan BGN.

Tim media menekankan perlunya evaluasi segera dan pengawasan yang lebih serius dari BGN, korlap kabupaten, kecamatan, dan dinas terkait agar program MBG berjalan sesuai standar, aman, dan tepat sasaran.

Pewarta: SS74 & Tim KJN

Editor: Krimsus86.com

Pos terkait