Hari Pers Nasional 2026, Momentum Peningkatan Profesionalisme Jurnalis di Era Digital

Krimsus86.com, Garut — Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, namun juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh insan pers di tengah pesatnya arus digitalisasi informasi. Hal tersebut disampaikan Ketua Media Independen Online (MIO) Indonesia Provinsi Jawa Barat, Azhari, S.Sos, dalam menyambut Hari Pers Nasional 2026, Senin (9/2/2026).

Menurut Azhari, di era digital saat ini kecepatan penyebaran informasi harus tetap diimbangi dengan akurasi, keberimbangan, serta tanggung jawab jurnalistik. Pers memiliki peran strategis sebagai penjernih informasi di tengah maraknya hoaks, disinformasi, dan opini yang kerap membingungkan masyarakat.

Berita Lainnya

“Pers memiliki peran strategis sebagai penjernih informasi di tengah banjir hoaks dan disinformasi. Kehadiran jurnalisme yang kredibel menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat demokrasi yang sehat,” ujar Azhari.

Ia menambahkan, transformasi digital membuka peluang besar bagi media untuk menjangkau audiens yang lebih luas melalui platform daring, media sosial, hingga konten multimedia interaktif. Namun demikian, tantangan dalam menjaga integritas, kualitas konten, dan profesionalisme insan pers harus tetap menjadi perhatian utama.

“Peringatan Hari Pers Nasional ini menegaskan bahwa teknologi hanyalah sarana. Nilai utama jurnalisme tetap berpijak pada kebenaran, kepentingan publik, serta etika profesi,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Azhari menekankan bahwa di tengah dinamika zaman, pers yang independen dituntut untuk terus menjaga nurani, menyuarakan fakta, serta berperan aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pada kesempatan tersebut, MIO Indonesia Provinsi Jawa Barat turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh insan pers di Tanah Air.

“MIO Indonesia Jawa Barat mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026. Satu suara, satu tujuan, menghadirkan informasi yang mencerahkan, setia pada rakyat, dan setia pada kebenaran,” pungkas Azhari.

Pewarta: Ajang S

Pos terkait