PPTJ21 Dibanjiri Belasan Ribu Siswa SMA/SMK Kelas XII

Krimsus86.com, Jakarta – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III bekerja sama dengan Profex (Profajar Eksibit Nusantara) kembali menyelenggarakan Pekan Pendidikan Tinggi Jakarta (PPTJ) ke-21 Tahun 2026. Kegiatan tahunan ini disambut antusias dengan kehadiran puluhan ribu calon mahasiswa, khususnya siswa SMA/SMK kelas XII dari wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

PPTJ ke-21 digelar selama tiga hari, mulai Rabu (4/2/2026) hingga Jumat (6/2/2026), bertempat di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta. Ajang ini diikuti oleh sekitar 150 perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, yang membuka layanan informasi, konsultasi akademik, hingga pendaftaran mahasiswa baru secara langsung.

Berita Lainnya

Ketua Penyelenggara PPTJ ke-21 Tahun 2026, Dini Falah, MBA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PPTJ telah dilaksanakan secara konsisten selama lebih dari dua dekade sebagai wadah strategis dalam mendukung akses informasi pendidikan tinggi bagi masyarakat.

“PPTJ ke-21 diselenggarakan selama tiga hari dengan dua agenda utama yang saling terintegrasi dan dirancang untuk menjawab kebutuhan strategis perguruan tinggi,” ujar Dini Falah yang juga menjabat sebagai Direktur Utama Mataer Digital.

Adapun dua agenda utama tersebut meliputi:

Pendaftaran Serempak Mahasiswa Baru Tahun 2026, yang menjadi sarana penting bagi calon mahasiswa untuk memperoleh informasi komprehensif mengenai perguruan tinggi, program studi, hingga jalur masuk.

Jakarta Academic Management System (JAMS) 2026, sebuah forum khusus yang membahas tata kelola akademik dan manajemen perguruan tinggi dengan menghadirkan narasumber kompeten, sebagai ruang diskusi bagi LLDikti Wilayah III dalam mempercepat pemutakhiran tata kelola perguruan tinggi.

Sementara itu, Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Sarjoko, MM, memberikan motivasi kepada para siswa agar cermat dalam memilih jurusan saat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Berdasarkan data Indonesia Career Center Network (ICCN), sebanyak 87 persen mahasiswa di Indonesia merasa salah jurusan. Biasanya ini dirasakan saat semester empat, ketika materi mulai semakin kompleks dan ternyata tidak sesuai dengan passion,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa PPTJ merupakan momentum penting bagi siswa untuk mengenali potensi diri sekaligus memahami karakteristik perguruan tinggi yang sesuai dengan cita-cita mereka, guna menghindari putus kuliah atau penyesalan di kemudian hari.

Kepala LLDikti Wilayah III yang diwakili oleh Kabag Umum Tri Munanto, SE, M.Ak, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan PPTJ yang telah berlangsung selama dua dekade dan memberikan dampak positif bagi pengembangan pendidikan tinggi di Jakarta.

“LLDikti Wilayah III terus memfasilitasi kebutuhan perguruan tinggi di Jakarta. Alhamdulillah, LLDikti Wilayah III masih memegang rekor sebagai wilayah dengan perguruan tinggi unggul terbanyak di Indonesia, yakni 34 perguruan tinggi unggul dari total 244 PTS di DKI Jakarta,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia), Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.E.I, menyoroti isu keadilan dalam dunia pendidikan dan ketenagakerjaan.

Menurutnya, masih terdapat instansi pemerintah daerah maupun lembaga tertentu yang menjadikan akreditasi institusi perguruan tinggi sebagai tolok ukur utama dalam penerimaan karyawan atau aparatur sipil negara, yang dinilai kurang tepat.

“Akreditasi institusi menilai kinerja pimpinan perguruan tinggi, sementara akreditasi program studi menilai kinerja ketua prodi. Menjadikan akreditasi institusi sebagai satu-satunya ukuran penerimaan tenaga kerja tidak mencerminkan keadilan,” tegasnya.

Ia juga menyinggung keberadaan Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) yang dinilai telah berkembang menjadi bisnis dan berpotensi mengurangi kemandirian kampus. Pada kesempatan tersebut, Budi Djatmiko berharap agar PPTJ ke-21 mampu meningkatkan jumlah mahasiswa baru serta membuka peluang beasiswa seluas-luasnya, khususnya bagi masyarakat kurang mampu, fakir miskin, dan anak yatim piatu.

PPTJ ke-21 turut dihadiri oleh Owner PT Profex (Profajar Eksibit Nusantara) Zaidin A. Zaiti, jajaran Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, perwakilan sponsor, serta pengurus APTISI DKI Jakarta yang ikut memeriahkan pameran pendidikan tinggi tahunan ini.

(Megy)

Pos terkait