Krimsus86.com, Ogan Komering Ulu – Kondisi Jalan Poros Batumarta XI yang terletak di Desa Marga Bakti, Kecamatan Sinar Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, semakin memprihatinkan. Kerusakan jalan yang terus bertambah dengan permukaan ancor, licin, dan berlumpur menimbulkan keresahan bagi masyarakat serta pengguna jalan yang setiap hari melintas.
Kerusakan jalan tersebut semakin parah saat musim hujan. Genangan air bercampur lumpur menyebabkan badan jalan menjadi sangat licin dan sulit dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi ini dinilai membahayakan keselamatan pengendara dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Sebagai bentuk keprihatinan sekaligus protes terhadap kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki, warga Desa Marga Bakti bersama para pengguna jalan melakukan aksi simbolik dengan menanami badan Jalan Poros Batumarta XI menggunakan pohon pisang serta sejumlah tanaman lainnya. Aksi ini dilakukan untuk menandai titik-titik kerusakan parah sekaligus menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah.
Warga menegaskan bahwa aksi penanaman pohon pisang tersebut bukan bertujuan merusak fasilitas umum, melainkan sebagai bentuk penyampaian keluhan secara damai agar pemerintah segera memberikan perhatian serius. Jalan poros ini diketahui telah lama mengalami kerusakan, namun hingga kini belum mendapatkan penanganan yang optimal, padahal merupakan akses utama dan sangat vital bagi masyarakat.
Jalan Poros Batumarta XI memiliki peranan penting dalam menunjang aktivitas perekonomian warga, distribusi hasil pertanian dan perkebunan, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta kegiatan sosial masyarakat Desa Marga Bakti dan wilayah sekitarnya. Rusaknya infrastruktur jalan tersebut berdampak langsung pada terhambatnya mobilitas warga dan menurunnya tingkat keselamatan pengguna jalan.
Masyarakat Desa Marga Bakti berharap Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan tersebut. Warga secara khusus meminta agar perbaikan Jalan Poros Batumarta XI dapat dimasukkan dan direalisasikan dalam anggaran pembangunan tahun 2026.
Selain perbaikan permanen, warga juga berharap adanya langkah konkret berupa survei langsung ke lokasi serta penanganan sementara guna mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas. Masyarakat menyampaikan aspirasi ini secara terbuka dan berharap pemerintah daerah maupun provinsi dapat segera merespons dengan kebijakan yang berpihak pada keselamatan serta kepentingan masyarakat.
Perbaikan infrastruktur jalan dinilai sangat mendesak demi mendukung pembangunan daerah, kelancaran aktivitas masyarakat, dan peningkatan kesejahteraan warga Desa Marga Bakti dan sekitarnya.
Pewarta: Imam Muarifin






