Hari Kedua Pencarian Korban Longsor di KBB, Total 16 Orang Ditemukan Meninggal Dunia

Krimsus86.com, Bandung Barat — Proses pencarian korban bencana longsor di Kabupaten Bandung Barat (KBB) memasuki hari kedua, Senin (26 Januari 2026). Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BNPB, BPBD, TNI-Polri, serta unsur relawan terus melakukan operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) di dua lokasi terdampak, yakni Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, dan Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, menyampaikan bahwa berdasarkan data sementara hingga Minggu (25 Januari 2026) pukul 17.00 WIB, tim SAR gabungan telah menemukan 16 korban meninggal dunia.

Berita Lainnya

“Sebanyak 14 korban meninggal dunia ditemukan di Desa Pasirlangu, sementara dua korban meninggal dunia ditemukan di Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang,” ujar Abdul Muhari dalam rilis resmi BNPB.

Selain korban meninggal dunia, di Desa Pasirlangu dilaporkan masih terdapat 76 warga yang belum ditemukan. Abdul Muhari menegaskan bahwa data tersebut masih bersifat sementara dan akan terus diverifikasi seiring berjalannya proses pencarian di lapangan.

“Angka jumlah korban ini bersifat sementara dan masih akan terus dilakukan verifikasi di lapangan,” jelasnya.

Korban yang telah teridentifikasi telah diserahterimakan kepada pihak keluarga, sementara korban yang belum teridentifikasi saat ini masih berada di Posko Disaster Victim Identification (DVI) untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Dalam upaya pencarian, tim SAR gabungan telah mengerahkan alat berat untuk mengevakuasi korban yang diduga masih tertimbun material longsoran. Namun demikian, kondisi tanah yang masih labil menjadi tantangan tersendiri dan memerlukan kehati-hatian ekstra demi keselamatan petugas di lapangan.

Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Bandung Barat bersama instansi terkait terus melakukan pendataan lanjutan, pemantauan kondisi lokasi terdampak, pencarian korban, serta pendataan rumah dan fasilitas warga yang terdampak bencana.

Sumber: Krimsus86.com – Jawa Barat

Pewarta: Wardono Hs., S.E

Korwil Jawa Barat

Pos terkait