Krimsus86.com, Jakarta — Pasca dilantik dan diresmikan pada 18 November 2025, Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, menegaskan kepada seluruh Ketua Wilayah dan jajaran pengurus FRIC di seluruh Indonesia untuk terus bersinergi serta memonitor kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sesuai wilayah masing-masing.
Penegasan tersebut kembali ditekankan dalam arahan yang disampaikan pada 9 Desember 2025, di mana H. Dian Surahman menekankan pentingnya koordinasi aktif antara FRIC dan Polri di tingkat wilayah guna mendukung stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Seluruh ketua dan pengurus harus mulai melakukan sinergi dan memonitor setiap kinerja Polri di Tanah Air sesuai wilayah masing-masing,” ujar H. Dian Surahman.
FRIC dibentuk sebagai organisasi pendukung program Presiden Republik Indonesia dan Kapolri, sehingga seluruh Ketua Wilayah diwajibkan untuk melaporkan setiap kegiatan secara berkala setiap bulan kepada pengurus pusat sebagai bahan evaluasi dan penguatan organisasi.
Sebagai organisasi yang berada di bawah pembinaan Mabes Polri, FRIC mendapatkan dukungan dari sejumlah jenderal Polri. Keberadaan FRIC juga telah diketahui serta mendapatkan pengesahan dari Kapolri, sehingga perannya diharapkan dapat berjalan secara optimal dan bertanggung jawab.
“Maka jalinlah sinergi terhadap Polri. Kita merupakan tim counter Polri yang menjaga marwah Polri. Kepada pimpinan Polri di wilayah, kami siap bersinergi. Peran FRIC adalah membantu mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif,” tegas H. Dian Surahman.
Dengan arahan tersebut, FRIC diharapkan dapat terus berkontribusi positif dalam mendukung tugas-tugas Polri serta memperkuat kepercayaan publik melalui kolaborasi yang profesional dan berkesinambungan.
Pewarta:
Tim
DPC PW-FRIC Kabupaten Muara Enim






