Krimsus86.com, Indramayu, Jawa Barat – Dalam kehidupan seorang muslim, keikhlasan merupakan pondasi utama dalam setiap amal perbuatan. Allah SWT tidak menilai besar atau kecilnya suatu amal, melainkan menilai ketulusan niat di balik perbuatan tersebut. Oleh karena itu, memahami dan mengamalkan perilaku ikhlas dalam kehidupan sehari-hari menjadi hal yang sangat penting agar setiap aktivitas bernilai ibadah dan mendatangkan ridha Allah SWT.
Hal tersebut disampaikan Korwil Jawa Barat Krimsus86.com, Wardono Hasan Saputra, pada Jumat (23/01/2026). Ia menuturkan bahwa perilaku ikhlas tidak hanya tercermin dalam ibadah mahdhah seperti salat dan puasa, tetapi juga dalam aktivitas sosial dan keseharian, seperti bekerja, menolong sesama, serta bersikap sabar dan pemaaf.
Berikut tujuh contoh perilaku ikhlas dalam kehidupan sehari-hari yang dapat diamalkan oleh setiap muslim:
1. Menolong Orang Lain Tanpa Mengharapkan Balasan
Menolong sesama dengan niat semata-mata karena Allah SWT merupakan wujud nyata keikhlasan. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang menolong saudaranya, maka Allah akan menolongnya di dunia dan di akhirat” (HR. Muslim). Bantuan yang diberikan tanpa pamrih akan menjadi amal ibadah yang bernilai besar di sisi Allah.
2. Bekerja dengan Niat Ibadah
Bekerja untuk menafkahi keluarga dan memenuhi kewajiban hidup dapat bernilai ibadah apabila diniatkan karena Allah. Keikhlasan dalam bekerja tercermin dari sikap tanggung jawab, kejujuran, dan kesungguhan, meskipun tanpa pujian atau pengakuan dari manusia.
3. Memaafkan Kesalahan Orang Lain
Memaafkan merupakan bentuk keikhlasan hati yang tinggi. Allah SWT berfirman, “Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin Allah mengampunimu?” (QS. An-Nur: 22). Dengan memaafkan, hati menjadi lebih tenang dan terhindar dari dendam.
4. Bersedekah Secara Diam-Diam
Sedekah yang dilakukan tanpa ingin diketahui orang lain menunjukkan ketulusan niat. Ikhlas dalam bersedekah akan menjauhkan diri dari sifat riya dan menjadikan amal tersebut lebih murni di hadapan Allah SWT.
5. Menerima Takdir dengan Lapang Dada
Ikhlas juga berarti menerima ketentuan Allah, baik dalam keadaan senang maupun sulit. Sikap ridha terhadap takdir akan menumbuhkan kesabaran dan memperkuat keimanan seseorang.
6. Menjalankan Amanah dengan Tanggung Jawab
Menunaikan amanah, baik dalam jabatan, pekerjaan, maupun kehidupan sosial, merupakan bentuk keikhlasan. Amanah yang dijalankan tanpa kepentingan pribadi mencerminkan akhlak mulia seorang muslim.
7. Beribadah Tanpa Ingin Dipuji
Ibadah yang ikhlas dilakukan semata-mata untuk mencari ridha Allah, bukan untuk mendapat pengakuan manusia. Keikhlasan dalam beribadah akan menjadikan hati lebih khusyuk dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Wardono Hasan Saputra berharap, dengan mengamalkan perilaku ikhlas dalam kehidupan sehari-hari, umat Islam dapat menjalani hidup dengan hati yang bersih, tenang, dan penuh keberkahan. Keikhlasan akan menjadi kunci utama agar setiap perbuatan bernilai ibadah dan mendatangkan kebaikan di dunia maupun akhirat.
Sumber: Krimsus86.com – Jawa Barat
Korwil Jawa Barat: Wardono Hasan Saputra
Indramayu, 23 Januari 2026






