Diduga Kurang Mutu, Pembangunan Rabat Beton Dana Desa 2023 di Desa Tritunggal Rusak Parah, Warga Kecewa

Krimsus86.com, LAMPUNG TIMUR – Warga Desa Tritunggal, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur, menyampaikan kekecewaan terhadap kondisi pembangunan rabat beton dan gorong-gorong yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2023. Pasalnya, meski baru berusia sekitar dua tahun, bangunan tersebut dilaporkan telah mengalami kerusakan parah.

Temuan tersebut diketahui saat tim media melakukan kontrol sosial di lokasi pada Selasa, 21 Januari 2026. Dari hasil pantauan, terlihat sejumlah ruas rabat beton mengalami keretakan dan kerusakan serius. Bahkan, gorong-gorong di beberapa titik dilaporkan jebol dan membahayakan pengguna jalan.

Berita Lainnya

Warga menduga pekerjaan proyek tersebut dikerjakan secara asal-asalan dan tidak sesuai spesifikasi teknis maupun Rencana Anggaran Biaya (RAB). Dugaan pengurangan material pun mencuat karena kualitas bangunan dinilai tidak wajar untuk usia konstruksi yang relatif masih baru.

Salah seorang warga Desa Tritunggal yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa jalan rabat beton tersebut jarang dilalui kendaraan roda empat dan lebih banyak digunakan oleh sepeda motor serta aktivitas harian warga.

“Jalan ini jarang dilewati mobil, hanya motor dan sepeda. Tapi kenapa cepat sekali rusak? Seharusnya rabat beton itu awet dan tahan lama karena ini akses utama warga untuk mencari nafkah,” ujarnya.

Selain itu, warga juga mengeluhkan kondisi gorong-gorong yang rusak parah sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari. Mereka mengaku merasa khawatir saat melintas karena takut terjatuh, terutama pada musim hujan.

“Gorong-gorongnya sudah jebol dan tidak ada perhatian. Kami berharap Kepala Desa Tritunggal, Suarji, bisa memperbaiki kembali jalan dan gorong-gorong ini. Kami kesulitan melintas dan sangat berisiko,” tambah warga tersebut.

Warga Desa Tritunggal juga berharap pihak Kecamatan Waway Karya, khususnya Camat dan Kasi PMD, dapat memberikan teguran kepada kepala desa serta mendorong agar pembangunan tersebut segera diperbaiki.

“Kami minta ada perhatian serius. Dana desa itu uang negara dan uang rakyat. Pelaksana kegiatan (TPK) dan kepala desa sebagai pengelola anggaran seharusnya menjamin kualitas pembangunan agar bisa digunakan dalam jangka panjang, bukan baru hitungan bulan sudah rusak,” tegas perwakilan warga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah desa Tritunggal belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut.

Pewarta: Tim

Sumber: Warga Desa Tritunggal, Kecamatan Waway Karya, Lampung Timur

Pos terkait