Krimsus86.com, Muara Enim, 19 Januari 2026 – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin rapat terbatas melalui video conference dari London, Inggris, membahas perkembangan penertiban kawasan hutan nasional. Rapat dilaksanakan pada Senin (19/1/2026) dan dihadiri oleh sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara.
Dalam rapat tersebut, Presiden didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Turut hadir secara virtual dari Jakarta antara lain Jaksa Agung ST Burhanuddin, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh.
Rapat membahas perkembangan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (SATGAS PKH) yang dibentuk oleh Presiden Prabowo sejak Januari 2025, dua bulan setelah dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia.
Menanggapi hal ini, Ketua DPC PW-FRIC Kabupaten Muara Enim, Dapid KBR, menegaskan komitmennya mendukung penuh program penertiban kawasan hutan. Ia menyatakan, jajaran pengurus DPC PW-FRIC Muara Enim akan menjalin kerja sama dengan SATGAS PKH dalam rangka mendukung implementasi kebijakan penertiban kawasan hutan di wilayah Kabupaten Muara Enim.
“Segera kami akan melayangkan surat resmi ke protokol untuk dijadwalkan audensi dengan Bupati Muara Enim. Hal ini bertujuan membangun kerja sama antara jajaran pengurus DPC PW-FRIC Muara Enim dengan Pemerintah Kabupaten Muara Enim serta Polres Muara Enim,” ujar Dapid KBR.
Dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus DPC PW-FRIC Kabupaten Muara Enim, langkah ini menunjukkan komitmen organisasi untuk mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan institusi penegak hukum.
Sumber: BPMI Setpres
Pewarta: Tim DPC PW-FRIC Muara Enim






